Jembatan baru di Krueng Tingkem, Gampong Tingkem Mayang, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, resmi beroperasi. (Dokumentasi Satgas PRR untuk IDN Times)
Dalam rencana awal, pembangunan Jembatan Kutablang A ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026. Namun, pekerjaan sempat dihentikan karena adanya transisi dari masa tanggap darurat menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Penyesuaian mekanisme kerja tersebut berlangsung hampir satu bulan sebelum pembangunan kembali dilanjutkan.
“Karena jembatan Kutablang A mulai dibangun pada masa tanggap darurat, maka ketika terjadi perubahan status dari tanggap darurat ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi resmi, maka harus dilakukan penyesuaian mekanisme kerja dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Maka target pun bergeser,” ujar Safrizal.
Safrizal juga meminta kontraktor utama dan mitra lokal tetap memperhatikan keberadaan jembatan bailey yang berada di sisi proyek pembangunan Jembatan Kutablang A.
Menurutnya, jembatan tersebut masih berperan menjaga kelancaran transportasi di lintasan nasional. Jika terjadi masalah, kontraktor diminta segera melakukan penanganan agar jalur transportasi utama tidak terputus.
Setelah Jembatan Kutablang A dibuka untuk lalu lintas, jembatan lama yang saat ini menggunakan struktur bailey akan ditutup sementara untuk diperbaiki hingga selesai.