Medan, IDN Times- Gempa kembali mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (23/7/2026) dini hari. Gempa berkekuatan Magnitudo 4,4 dan terjadi pukul 00:36:41 WIB. Gempa susulan terjadi pukul 02.15 WIB berkekuatan magnitudo 2,3 dan pukul 02.31 dengan kekuatan 1,5
Ini merupakan gempa yang terjadi setelah diguncang gempa magnitudo 5,6 pada Rabu (22/7/2026) siang. Setelah gempa itu belasan gempa susulan terjadi. "Pusat gempa berada di darat 43 km timur laut Kabupaten Gayo Lues dan gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat." tulis BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) melalui website resminya, Kamis (23/7/2026).
titik koordinat gempa berada pada 4.25 LU (Lintang Utara) dan 97.63 BT (Bujur Timur). Gempa berada pada kedalaman 5 km kilometer dan tak berpotensi tsunami. Getaran gempa terasa hingga Blangkejeren, Kuta, Bener dan Aceh dengan skala II dan III.
Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar menyatakan gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Rabu (22/7/2026), dipicu oleh aktivitas Sesar Oreng. Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, mengatakan hasil analisis terbaru BMKG menunjukkan gempa berkekuatan magnitudo 5,5 tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diduga akibat aktivitas Sesar Oreng," kata Andi Azhar Rusdin, Rabu.
Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues memastikan belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah tersebut, pada Rabu (22/7/2026). "Setelah kita konfirmasi, tidak ada korban, kemudian tidak ada fasilitas apa pun yang mengalami kerusakan. Tidak ada juga laporan bangunan yang retak," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Gayo Lues, Muhaimini.
