Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tenun Karo Naik Kelas, Kolaborasi Torose X Ethnic By Irma Sirega
Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas, meresmikan Gallery Torose (Dok. Diskominfo Medan)
  • Airin Rico Waas meresmikan Gallery Torose di Medan pada 19 September 2026, sebagai momentum mengangkat tenun tradisional Karo ke panggung fesyen modern Nusantara.
  • Koleksi Torose X Ethnic by Irma Siregar memadukan Uis Karo dengan desain modern, sambil mempertahankan identitas budaya dan memperluas penggunaannya di berbagai kesempatan.
  • Produk Torose telah memiliki perlindungan hak cipta serta desain industri; Airin menekankan pelestarian kain, musik, bahasa, dan adat agar generasi mendatang menjaga jati diri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (19/9/2026)

Airin Rico Waas meresmikan Gallery Torose di Komplek Ruko Citra Garden, Medan. Peresmian menandai upaya mengangkat tenun tradisional Karo ke fesyen modern Nusantara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gallery Torose diresmikan sekaligus menampilkan koleksi kolaborasi Torose X Ethnic by Irma Siregar yang memadukan tenun Karo atau Uis Karo dengan desain fesyen modern.
  • Who?
    Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas meresmikan galeri. Torose dan Ethnic by Irma Siregar menampilkan koleksi busana etnik, sementara para model memperagakannya.
  • Where?
    Peresmian berlangsung di Gallery Torose, Komplek Ruko Citra Garden, Kota Medan.
  • When?
    Acara peresmian digelar pada Sabtu, 19 September 2026.
  • Why?
    Peresmian menjadi upaya mengangkat tenun tradisional Karo ke fesyen modern Nusantara serta mendorong pelestarian budaya lokal melalui penggunaan dan pengembangan Uis Karo.
  • How?
    Torose menghadirkan galeri dan koleksi yang menggabungkan Uis Karo dengan desain modern tanpa menghilangkan identitasnya. Produk Torose juga telah mengantongi perlindungan hak cipta dan hak desain industri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gallery Torose dibuka di Medan oleh Airin Rico Waas. Di sana, model memakai baju dari kain tenun Karo yang disebut Uis Karo. Kain lama ini dibuat jadi baju modern oleh Torose dan Irma Siregar. Airin ingin lebih banyak orang memakai dan menjaga kain, musik, bahasa, dan adat Karo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Peresmian Gallery Torose menunjukkan bagaimana tenun Karo dapat hadir lebih dekat dalam kehidupan modern tanpa melepaskan identitasnya. Kolaborasi desain yang memadukan Uis Karo dengan gaya kontemporer, ditambah perlindungan hak cipta dan desain industri, memberi ruang bagi karya tradisi untuk berkembang sekaligus membawa nilai sejarah dan budaya lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas, meresmikan Gallery Torose di Komplek Ruko Citra Garden, Medan, pada Sabtu (19/9/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum untuk mengangkat tenun tradisional Karo ke panggung fesyen modern Nusantara.

Suasana peresmian berlangsung meriah. Para model memperagakan busana etnik, salah satunya koleksi kolaborasi Torose X Ethnic by Irma Siregar.

1. Memadukan kain tenun tradisional Karo atau Uis Karo dengan sentuhan modern

Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas, meresmikan Gallery Torose (Dok. Diskominfo Medan)

Koleksi itu memadukan kain tenun tradisional Karo atau Uis Karo dengan sentuhan desain modern yang dinamis tanpa menghilangkan identitas aslinya.

Airin mengapresiasi kehadiran Gallery Torose. Menurut dia, pembukaan galeri ini bukan sekadar tempat usaha, melainkan gerakan nyata dalam pelestarian budaya lokal.

"Budaya akan tetap hidup kalau tidak hanya disimpan sebagai warisan, tetapi juga digunakan, dikembangkan, dan diperkenalkan dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap kain Uis Karo semakin dikenal dan semakin banyak dipakai oleh semua kalangan, bukan hanya dalam kegiatan adat, tetapi juga dalam berbagai kesempatan," ujar Airin.

2. Dapat membawa narasi, nilai, serta identitas sejarah di dalamnya

Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas, meresmikan Gallery Torose (Dok. Diskominfo Medan)

Airin menegaskan, ketika seseorang mengenakan kain tradisional, ia tidak hanya berpakaian, tetapi juga membawa narasi, nilai, serta identitas sejarah di dalamnya. Ia mengajak masyarakat untuk bangga mengenakan wastra Nusantara.

Ia juga menyebutkan, produk Torose telah mengantongi perlindungan hak cipta dan hak desain industri. Hal tersebut membuktikan karya berbasis tradisi mampu beradaptasi dan berinovasi di era modern tanpa kehilangan akar budaya.

"Ini membuktikan bahwa karya berbasis tradisi mampu beradaptasi dan berinovasi di era modern tanpa kehilangan akar budayanya," kata Airin.

3. Airin mengingatkan pentingnya pelestarian budaya secara menyeluruh

Ketua Dekranasda Kota Medan, Airin Rico Waas, meresmikan Gallery Torose (Dok. Diskominfo Medan)

Di akhir sambutannya, Airin mengingatkan pentingnya pelestarian budaya secara menyeluruh, mulai dari kain, musik, bahasa, hingga adat istiadat, agar generasi mendatang tidak kehilangan jati diri di tengah kemajuan jaman.

"Selamat kepada keluarga besar Torose atas lokasi barunya. Semoga tempat ini membawa semangat dan rezeki yang baru, serta semakin banyak masyarakat yang mencintai tenun Karo. Kemajuan usaha akan terasa lebih bermakna jika berjalan beriringan dengan pelestarian budaya," tutur Airin.

Curated For You

Editorial Team

Related Article