Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menkop RI Libatkan UHN Dampingi Koperasi Merah Putih di Sumut

Kota Medan
Menkop RI Libatkan UHN Dampingi Koperasi Merah Putih di Sumut
Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono saat mengunjungi Universitas HKBP Nommensen (dok.UHN)
Intinya Sih
  • Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan kementerian mendampingi operasional Koperasi Merah Putih di Sumatera Utara, dengan melibatkan UHN melalui pendampingan dan KKN tematik mahasiswa.
  • Pemerintah sedang memfinalisasi Perpres, sumber, dan nominal pendanaan koperasi. Koperasi akan menyalurkan LPG 3 kg, beras, pupuk bersubsidi, bantuan pangan, serta alsintan.
  • UHN menyatakan siap bermitra lewat riset, pengabdian masyarakat, dan KKN. Effendi Simbolon menekankan pengelolaan koperasi harus profesional dan transparan, serta menyoroti potensi jaringan jemaat HKBP.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times – Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, memastikan Kementerian Koperasi akan turun langsung mendampingi operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sumatera Utara. Dalam upaya tersebut, Universitas HKBP Nommensen (UHN) diharapkan mengambil peran strategis melalui pendampingan hingga pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik.

Pernyataan itu disampaikan Ferry usai memberikan kuliah umum bertajuk Membangun Koperasi sebagai Pilar Kedaulatan dan Kemandirian Ekonomi Nasional dalam Rangka Mewujudkan Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945 di UHN Medan, Rabu (29/7/2026).

1. Mahasiswa UHN diharapkan terjun langsung mendampingi koperasi

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono mengunjungi Universitas HKBP Nommensen dalam agenda kunjungan resmi.
Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono saat mengunjungi Universitas HKBP Nommensen (dok.UHN)

Ferry mengatakan, keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan perguruan tinggi.

"Kami dari Kementerian Koperasi akan turun pada tahap operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sumatera Utara. Harapan kami Universitas Nommensen juga dapat membantu melakukan pendampingan. Mahasiswanya bisa melaksanakan KKN tematik di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujarnya.

Menurut Ferry, operasional koperasi membutuhkan proses penyempurnaan yang berkelanjutan dan harus disesuaikan dengan karakteristik serta potensi masing-masing daerah. Karena itu, keterlibatan akademisi dinilai penting untuk memastikan koperasi berkembang secara optimal.

2. Aturan operasional dan pendanaan segera difinalisasi

Seorang pria berdiri di depan kelas berbicara kepada mahasiswa yang duduk di bangku kayu, sementara beberapa orang berdiri mengamati di belakang ruangan kampus.
Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen Effendi Simbolon melakukan sidak saat proses belajar di kampus UHN, Jumat (19/6/2026) (IDN Times/Indah Permata Sari)

Ferry mengungkapkan pemerintah saat ini tengah merampungkan regulasi terkait operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, termasuk Peraturan Presiden yang akan menjadi dasar pelaksanaannya.

"Sedang kami finalisasi. Mudah-mudahan minggu depan sudah selesai, termasuk membicarakan sumber pendanaannya, nominalnya, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan operasionalisasi," katanya.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden, koperasi nantinya akan menjadi saluran distribusi berbagai program pemerintah, mulai dari LPG 3 kilogram, minyak goreng, beras, pupuk bersubsidi, hingga bantuan pangan non-tunai serta bantuan alat dan mesin pertanian.

"Setelah operasional berjalan, penyaluran berbagai program pemerintah akan menggunakan skema ini. Presiden sudah menegaskan hal tersebut dalam rapat," ujarnya.

Dalam kuliah umum tersebut, Ferry juga menyampaikan pemerintah tengah menjalankan tiga strategi utama untuk memperkuat koperasi, yakni melakukan rebranding, memperbaiki tata kelola, serta memperkuat pengembangan usaha. Saat ini, lebih dari 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah memiliki badan hukum di seluruh Indonesia.

3. UHN siap jadi mitra pemerintah, Effendi sebut HKBP punya potensi besar

Ketua yayasan dan para petinggi Universitas HKBP Nommensen berbincang dengan mahasiswa di area kampus pada hari Jumat.
Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen Effendi Simbolon bersama para petinggi kampus berbincang dengan mahasiswa, Jumat (19/6/2026) (IDN Times/Indah Permata Sari)

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan pihaknya siap mendukung program pemerintah melalui berbagai kegiatan akademik, seperti penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga KKN tematik yang fokus mendampingi koperasi di desa dan kelurahan.

"UHN siap menjadi mitra pemerintah dalam mengembangkan koperasi. Kami berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat melahirkan koperasi-koperasi yang sehat, mandiri, dan mampu menjadi pilar penguatan ekonomi nasional, khususnya di Sumatera Utara," ujar Effendi.

Ia menilai koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat bagi seluruh anggota, bukan hanya segelintir pengurus.

Effendi juga optimistis koperasi dapat menjadi kekuatan ekonomi baru jika didukung organisasi yang memiliki basis massa besar. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, HKBP memiliki potensi besar karena memiliki jaringan luas dengan jumlah jemaat yang hampir mencapai delapan juta orang.

"Dengan kepemimpinan Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, saya meyakini jemaat siap mendukung dan menjadi bagian dari gerakan koperasi. Dukungan jutaan jemaat tidak hanya akan memperkuat permodalan dan keanggotaan koperasi, tetapi juga melahirkan berbagai usaha produktif yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More