Viral Soal Spanduk Karhutla di Laga PSMS, Ini Penjelasan Oki Rengga

Oki Rengga meminta maaf terbuka setelah pelarangan pembentangan spanduk di laga PSMS melawan Persija viral, melalui video klarifikasi di Instagram pada 6 November 2026.
Ia mengatakan pemasangan spanduk ditunda demi menjaga fokus dukungan untuk PSMS; Oki membantah mencekik suporter dan menyebut hanya memegang kepala seseorang untuk berbicara.
Oki menyebut salaman dengan Erick Thohir sebagai kesopanan, meminta maaf atas pernyataan emosional, serta menegaskan tetap menyuarakan isu kondisi publik, termasuk karhutla.
Medan, IDN Times –Komika Oki Rengga jadi sorotan saat aksinya di laga PSMS kontra Persija pada laga pembuka iLeague Cup 2026/2027, Selasa (3/11/2026). Videonya viral saat bersitegang dengan suporter yang membentangkan spanduk protes terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Oki mendapat kecaman usai video itu viral. Pemeran film Gak Ada Matinya dan Agak Laen itu menyampaikan permintaan maaf terbuka terkait insiden pelarangan pembentangan spanduk saat pertandingan PSMS melawan Persija yang viral beberapa hari terakhir.
Melalui akun Instagram pribadinya @okirengga33, Oki mengunggah video klarifikasi berdurasi 4 menit lebih disertai keterangan tertulis. Ia meminta publik mendengarkan penjelasannya sampai habis.
"Boleh didengarkan pelan-pelan sampai habis, mungkin ini bisa sedikit menjelaskan kondisi yang terjadi, tapi apa pun itu, saya tetap minta maaf untuk keributan yang saya munculkan," tulis Oki dalam caption unggahannya, Jumat (6/11/2026).
1. Peristiwa terjadi saat euforia pertandingan besar PSMS setelah bertahun-tahun tidak merasakan laga sebesar melawan Persija

Oki Rengga klarifikasi tentang keributan di Stadion Teladan Medan (Screenshot video Instagram @okirengga33) Oki menjelaskan duduk perkara yang menurutnya telah berkembang liar di luar konteks sebenarnya. Peristiwa itu terjadi saat euforia pertandingan besar PSMS setelah bertahun-tahun tidak merasakan laga sebesar melawan Persija.
"Jadi euforianya besar sekali. Ketika sedang menonton pertandingan, di tribun lain terjadi diskusi antara beberapa orang yang sedang membicarakan apakah spanduknya dipasang atau nanti saja," ujarnya dalam video.
2. Konsentrasi penonton saat itu terpecah karena diskusi soal spanduk

Oki Rengga klarifikasi tentang keributan di Stadion Teladan Medan (Screenshot video Instagram @okirengga33) Menurut Oki, konsentrasi penonton saat itu terpecah karena diskusi soal spanduk. Ia kemudian mendatangi kelompok suporter dan menawarkan agar pemasangan spanduk ditunda hingga pertandingan selesai agar fokus mendukung PSMS.
"Gimana kalau spanduknya nanti saja kita pasang setelah pertandingan, sekarang kita dukung PSMS saja dulu. Aku yang bakal megang nantinya. Dan mereka oke, semua penonton yang ada di situ sepakat," katanya.
Oki juga meluruskan narasi yang menyebut dirinya mencekik suporter. Ia mengatakan saat itu ada seorang suporter yang datang sambil menangis menyampaikan bahwa sudah banyak korban, lalu ia memegang kepalanya untuk diajak bicara.
Dalam keterangan tambahannya, Oki menegaskan bahwa dirinya tetap berada di barisan yang menyuarakan kondisi yang tidak baik-baik saja. Ia menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu perhatian utamanya belakangan ini.
"Saya akan tetap ada di barisan orang yang terus bersuara tentang kondisi yang tidak baik-baik saja, karhutla jadi salah satu concern-ku belakangan ini," tulisnya.
3. Oki klarifikasi momen dirinya bersalaman dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang ikut menjadi sorotan

Oki Rengga klarifikasi tentang keributan di Stadion Teladan Medan (Screenshot video Instagram @okirengga33) Selain soal spanduk, Oki juga mengklarifikasi momen dirinya bersalaman dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang ikut menjadi sorotan. Ia menyebut salaman tersebut sebagai bentuk kesopanan.
"Satu lagi yang tidak saya jelaskan di video, salaman sama Pak Erick itu bagian dari kesopanan saya terhadap Pak Erick, saya kenal. Kalau federasi nyeleneh selama ini juga saya protes, kalau federasi baik saya dukung. Jadi jauh sekali sudah narasinya ke mana-mana, sekali lagi mohon maaf," tulisnya.
Dalam video, Oki juga meminta maaf atas pernyataan emosional yang ia lontarkan, termasuk soal dirinya hampir dibunuh pemerintah karena selama ini bersuara. Ia mengaku pernyataan itu keluar karena adrenalin dan emosi yang bercampur saat pertandingan.
Unggahan tersebut mendapat respons dari sejumlah rekan, termasuk dukungan di kolom komentar. Hingga berita ini diturunkan, komentar pada unggahan tersebut telah dibatasi oleh pemilik akun.


















