PSMS vs Persiraja: Tensi Tinggi Rivalitas Barat Sumatra
- PSMS Medan menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu 7 November 2026 pukul 19.00 WIB, dalam Derby Barat Sumatra Pegadaian Championship.
- PSMS berada di posisi kedua Grup A dengan 17 poin, sedangkan Persiraja ketujuh dengan sembilan poin dan datang berbekal tren positif setelah pergantian pelatih.
- PSMS telah menganalisis Persiraja serta menyiapkan rotasi setelah imbang melawan Persija; lima pertemuan terakhir kedua tim mencatat dua kemenangan masing-masing dan satu hasil seri.
Medan, IDN Times- Derby Barat Sumatra kembali tersaji dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Kali ini, PSMS Medan akan menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Sabtu (7/11/2026), pukul 19.00 WIB. Duel dua rival klasik sepak bola Sumatera ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengincar hasil maksimal.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSMS Medan berambisi mengamankan tiga poin demi menjaga persaingan di papan atas klasemen Grup A. Namun, Ayam Kinantan tidak boleh lengah. Persiraja datang dengan motivasi baru setelah mengalami pergantian pelatih dan bertekad mencuri poin di kandang lawan.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan timnya telah melakukan persiapan untuk menghadapi Laskar Rencong. Meski unggul dalam perolehan poin, ia mengingatkan para pemain agar tidak meremehkan kekuatan tim tamu.
"Semua pemain siap menghadapi Persiraja besok malam. Kita tahu Persiraja berada di peringkat bawah kita, tetapi mereka tetap tim yang bagus. Kita harus tetap waspada menghadapi pertandingan besok malam di kandang kita, di Stadion Utama Sumatera Utara," kata Eko.
1. Waspadai kebangkitan Persiraja

Para pemain Persiraja Banda Aceh selebrasi. (Dokumentasi Media Official Persiraja Banda Aceh untuk IDN Times) Saat ini, PSMS Medan menempati posisi runner-up klasemen sementara Grup A dengan koleksi 17 poin. Sementara itu, Persiraja Banda Aceh berada di peringkat ketujuh dengan sembilan poin. Selisih delapan poin tersebut membuat PSMS berada dalam posisi lebih menguntungkan, tetapi tantangan di lapangan dipastikan tidak mudah.
Eko juga menyoroti perubahan di kursi kepelatihan Persiraja. Pergantian dari Jaya Hartono ke M Ridwan dinilai membawa dinamika baru yang perlu diantisipasi oleh skuad Ayam Kinantan.
"Persiraja sedang dalam tren positif setelah pergantian pelatih. Makanya, kita tetap fokus dan mewaspadai kekuatan Persiraja, terutama pemain asingnya yang sangat bagus," ujarnya.
2. PSMS Medan Sudah Analisis Permainan Persiraja
Duel PSMS kontra Persija pada iLeague Cup di Stadion Utama Sumut, Selasa (3/11/2026) (IDN Times/Doni Hermawan) Untuk mematangkan persiapan, tim pelatih PSMS Medan telah mempelajari sejumlah pertandingan Persiraja. Analisis tersebut menjadi bekal untuk membaca pola permainan lawan sekaligus menentukan strategi yang akan diterapkan dalam Derby Barat Sumatera.
Meski begitu, Eko menegaskan fokus utama timnya tetap pada kesiapan internal. Ia berharap para pemain bisa menjalankan instruksi dengan baik agar PSMS mampu meraih hasil positif di kandang.
"Kita sudah menganalisis beberapa pertandingan Persiraja. Namun, kita tetap fokus kepada tim sendiri. Yang pasti, besok pertandingan akan seru dan semoga hasilnya positif buat kita," tuturnya.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa PSMS tidak ingin hanya bergantung pada keuntungan bermain di kandang. Konsistensi permainan dan kemampuan memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penting untuk mengamankan tiga poin.
Selain mengantisipasi kekuatan Persiraja, Eko Purdjianto juga harus memperhitungkan kondisi fisik para pemainnya. PSMS Medan baru saja melakoni pertandingan I.League Cup 2026/2027 melawan Persija Jakarta pada Selasa (3/11/2026). Laga tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
Jarak pertandingan yang relatif singkat membuat kebugaran pemain menjadi perhatian utama. Karena itu, Eko membuka opsi rotasi untuk menjaga kondisi skuad tetap optimal saat menghadapi Persiraja.
"Kita melakukan rotasi, termasuk kemarin di I.League Cup. Untuk pertandingan besok malam juga akan ada rotasi. Semoga pemain dalam kondisi siap dan tidak ada yang cedera," ungkapnya.
Meski memastikan adanya rotasi, Eko belum mengungkapkan siapa saja pemain yang bakal masuk dalam susunan utama. Keputusan akhir akan ditentukan berdasarkan perkembangan kondisi fisik pemain menjelang pertandingan.
"Kita lihat perkembangan pemain. Mudah-mudahan semuanya siap sehingga kita bisa tampil maksimal," tambahnya.
Rotasi ini diharapkan bisa menjaga intensitas permainan PSMS, terutama dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal.
3. Rekam jejak pertemuan sebelumnya
Duel PSMS kontra Persiraja di Stadion Utama Sumut pada lanjutan Championship, Sabtu (26/10/2025) (IDN Times/Doni Hermawan) Gelandang muda PSMS Medan, Pramoedya Putra Suhardi, turut menegaskan kesiapan timnya menjelang duel kontra Persiraja. Ia mengakui jadwal pertandingan yang padat menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.
Meski baru tampil di I.League Cup beberapa hari sebelumnya, Pramoedya memastikan skuad Ayam Kinantan tetap siap memberikan penampilan terbaik di hadapan pendukung sendiri.
"Tentunya pemain juga sudah siap. Walaupun kemarin, Selasa (3/11/2026), kita habis bermain di I.League Cup, untuk pertandingan besok malam tentunya kami siap," ujar Pramoedya.
Rivalitas PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh semakin menarik jika melihat catatan pertemuan kedua tim. Berdasarkan statistik I.League, dalam lima pertemuan terakhir, kedua kesebelasan sama-sama mengoleksi dua kemenangan. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang 1-1 pada Mei 2026.
PSMS juga memiliki catatan kurang menyenangkan saat menjamu Persiraja pada Desember 2024. Kala itu, Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan Laskar Rencong dengan skor 1-2.
Rekor tersebut menjadi pengingat bagi PSMS bahwa Persiraja tetap berpotensi memberikan kejutan, bahkan ketika bermain di Medan. Karena itu, keuntungan sebagai tuan rumah harus dimanfaatkan dengan permainan yang disiplin dan efektif.
Di sisi lain, PSMS memiliki modal positif di bawah arahan Eko Purdjianto. Ayam Kinantan belum pernah menelan kekalahan di kandang selama ditangani Eko. Selain itu, PSMS juga sedang memburu kelanjutan tren tiga kemenangan beruntun yang dicatat pada musim ini.




![[KLASIK] PSMS vs Persija Liga 1 2018: Macan Melempem di Teladan](https://image.idntimes.com/post/20261102/whatsapp-image-2026-11-02-at-11_7b14bac9-9ae2-4905-bc7d-0916ab53a47a_watermarked_idntimes-2.jpeg)








