PSGC vs PSMS: Ujian Ketajaman Tanpa Siverio

- PSMS Medan menghadapi PSGC Ciamis pada 31 Oktober 2026 tanpa Javier Siverio yang terkena kartu merah, sehingga pelatih Eko Purdjianto menyiapkan pengganti di lini depan.
- Berada di posisi kedua Grup A dengan 14 poin, PSMS membidik tambahan poin untuk mengejar PSPS Pekanbaru. Tim membawa 23 pemain dan telah beradaptasi di Ciamis.
- PSGC menempati peringkat ketujuh dengan tujuh poin, tetapi dinilai berpotensi menyulitkan di kandang. PSMS mengantisipasi Ezequiel Ndouasel serta dukungan suporter tuan rumah.
Medan, IDN Times- PSMS Medan menghadapi tantangan berbeda saat melakoni laga tandang melawan PSGC Ciamis pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027. Tanpa kehadiran Javier Siverio yang terkena hukuman kartu merah, Ayam Kinantan dituntut tetap tajam ketika bertanding di Stadion Galuh, Sabtu (31/10/2026) pukul 15.30 WIB.
Absennya penyerang asal Spanyol tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Eko Purdjianto. Apalagi, PSMS membutuhkan tambahan poin untuk terus menempel PSPS Pekanbaru di puncak klasemen sementara Grup A.
PSMS saat ini berada di posisi kedua dengan koleksi 14 poin dari tujuh pertandingan. Mereka membukukan empat kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Sementara itu, PSPS masih memimpin dengan 18 poin.
1. PSMS sudah siapkan pengganti El Toro

Pelatih PSMS Eko Purdjianto didampingi Ikhsan Can jelang laga kontra PSIS (dok.PSMS) Modal Ayam Kinantan cukup positif setelah menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 2-1 pada pertandingan sebelumnya. Namun, kemenangan tersebut harus dibayar dengan absennya Siverio yang menerima kartu merah dalam laga itu.
Kondisi ini membuat Eko perlu mengandalkan opsi lain di lini depan. Ia memastikan sudah menyiapkan pemain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Siverio.
“Kami tahu Siverio tidak bisa main karena kartu merah, tetapi kami sudah siapkan penggantinya untuk pertandingan besok,” kata Eko.
2. PSMS siap 100 persen curi poin dari Ciamis

Duel penyerang PSMS Javier Siverio kontra Semen Padang di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi, Sabtu (17/10/2026) (dok.PSMS) Kehilangan Siverio menjadi ujian bagi produktivitas gol PSMS. Hingga pekan ketujuh, tim kebanggaan masyarakat Medan tersebut sudah mengoleksi 17 gol dan menjadi salah satu tim paling produktif di Grup A.
Catatan itu perlu dipertahankan meski komposisi lini serang mengalami perubahan. Para pemain yang mendapat kesempatan tampil harus mampu memaksimalkan peluang dan menjaga efektivitas penyelesaian akhir.
Eko mengaku persiapan tim berjalan sesuai rencana. PSMS telah tiba di Ciamis sejak Kamis (29/10/2026) dan menjalani latihan untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan serta cuaca.
“Yang pasti tim siap. Kemarin (Kamis 29/10/2026) datang ke Ciamis, membawa 23 pemain. Kita juga sudah adaptasi, latihan, dan kebetulan hujan. Kita sudah adaptasi untuk lapangan. Kita siap, pemain siap 100 persen untuk menghadapi Ciamis,” ujar Eko.
3. PSGC Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan

Skuat PSMS berlatih jelang laga kontra PSGC (dok.PSMS) Meski secara posisi klasemen berada di bawah PSMS, PSGC tetap berpotensi menyulitkan tim tamu. Klub asal Ciamis itu menempati peringkat ketujuh dengan tujuh poin dari tujuh pertandingan, hasil dua kemenangan, satu imbang, dan empat kekalahan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi keuntungan bagi PSGC. Eko juga memberi perhatian khusus terhadap sejumlah pemain lawan, termasuk penyerang Ezequiel Ndouasel.
“Untuk pemain yang harus diwaspadai, semua pemain kita waspada, termasuk Eze. Striker bagus, sudah kita antisipasi di latihan untuk Eze,” ucap Eko.
Bek PSMS, Aziz Hutagalung, juga memastikan tim telah mempersiapkan diri menghadapi pertandingan tersebut. Menurutnya, para pemain sudah beradaptasi dengan cuaca dan melihat langsung stadion yang akan menjadi tempat pertandingan.
“Kalau kita sebagai pemain siap dan sudah antisipasi dari cuaca, kita juga sudah lihat stadion di Ciamis. Insya Allah, kami semua, pelatih, ofisial, pemain, siap untuk pertandingan besok,” kata Aziz.
Aziz menyadari PSGC memiliki dukungan suporter yang besar saat bermain di kandang. Namun, ia menilai hal itu justru bisa menjadi motivasi bagi PSMS untuk tampil lebih percaya diri.
“Kami sudah sering menonton setiap PSGC bertanding di home. Pastinya suporter PSGC sangat banyak, tetapi di situ kami yakin kami akan lebih percaya diri lagi dan bisa dapat poin di PSGC,” ujarnya.
















