Pertandingan pekan keenam Grup A Championship 2026–2027 tersebut berlangsung di Stadion H Dimurthala, Kota Banda Aceh. Kedua tim harus puas berbagi poin setelah laga berakhir dengan skor 0-0.
Gol Dianulir dan Pelanggaran di Depan Mata, Pelatih Adhyaksa Protes Wasit

Pelatih Adhyaksa FC Widyantoro memprotes sejumlah keputusan wasit saat imbang 0-0 melawan Persiraja, termasuk gol Eduard Rocky Mandosir yang dianulir dan tekel terhadap Arthur.
Laga pekan keenam Grup A Championship 2026–2027 di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, berakhir tanpa gol sehingga kedua tim berbagi satu poin.
Adhyaksa FC menerapkan serangan balik cepat setelah mempelajari permainan Persiraja; Widyantoro dan Hafit Ibrahim tetap mensyukuri hasil imbang sebagai modal laga berikutnya.
Banda Aceh, IDN Times - Pelatih Adhyaksa FC Bekasi, Widyantoro, merasa kurang puas atas kepemimpinan Nugroho Supriyanto selaku wasit yang memimpin pertandingan saat menghadapi Persiraja Banda Aceh, pada Sabtu (17/10/2026). Sejumlah keputusan krusial dinilai rancu termasuk gol Eduard Rocky Mandosir yang dianulir.
Widyantoro memilih tidak berkomentar panjang mengenai kepemimpinan wasit. Namun, ia menyebut terdapat sejumlah keputusan yang menurutnya patut diperiksa kembali, termasuk dugaan pelanggaran terhadap pemain Adhyaksa FC di hadapan hakim garis.
“Kalau dengan keputusan-keputusan wasit, saya no comment. Yang jelas, tadi ada beberapa keputusan yang mungkin teman-teman wartawan juga paham dan mengerti,” ujar Widyantoro dalam konferensi pers setelah pertandingan.
1. Widyantoro soroti gol yang dianulir

Pelatih Adhyaksa FC Bekasi, Widyantoro (tengah). (IDN Times/Muhammad Saifullah) Widyantoro menyinggung keputusan yang berkaitan dengan gol Eduard Rocky Mandosir. Ia mempersilakan awak media memeriksa kembali tayangan pertandingan untuk melihat kejadian tersebut.
Pelatih Adhyaksa FC itu juga menyoroti insiden yang melibatkan Arthur. Menurutnya, pemain tersebut mendapat tekel di dekat hakim garis, tetapi tidak ada pelanggaran yang diberikan.
“Ada momen juga yang sangat di depan kita, si Arthur diterbas. Diterbas di depan hakim garis lagi. Dibiarkan, tidak ada pelanggaran, padahal di depan hakim garis,” katanya.
Meski menyampaikan keberatan, Widyantoro tidak ingin berlarut-larut mempermasalahkan keputusan tersebut. Ia tetap mengapresiasi perjuangan pemainnya yang mampu membawa pulang satu poin dari kandang Persiraja.
Di sisi lain, Widyantoro mengakui Persiraja merupakan tim yang bagus. Ia juga bersyukur pertandingan berlangsung dengan baik dan menarik.
2. Adhyaksa FC sudah pelajari permainan Persiraja

Persiraja Banda Aceh melawan Adhyaksa FC Bekasi. (Dokumentasi Media Officer Persiraja Banda Aceh untuk IDN Times) Widyantoro menjelaskan, skema serangan balik cepat melalui sisi sayap merupakan salah satu bagian dari persiapan timnya sebelum bertandang ke Banda Aceh.
Tim pelatih telah mempelajari pola permainan Persiraja. Strategi tersebut menghasilkan beberapa peluang melalui serangan balik yang menurutnya cukup membahayakan gawang tuan rumah.
“Itu salah satu persiapan dari rumah. Kami juga mempelajari permainan Persiraja dan alhamdulillah ada beberapa momen counter attack yang cukup membahayakan gawang Persiraja,” ujarnya.
Ia mengakui Adhyaksa FC datang dengan target meraih hasil maksimal. Namun, Widyantoro tetap mensyukuri hasil imbang tanpa gol yang diperoleh timnya.
3. Hafit Ibrahim syukuri satu poin

Persiraja Banda Aceh lawan Adhyaksa FC Bekasi. (IDN Times/Muhammad Saifullah) Sementara itu, pemain Adhyaksa FC Bekasi, Hafit Ibrahim, menyampaikan rasa syukur atas hasil imbang di kandang Persiraja. Ia mengatakan timnya memang menargetkan hasil positif dalam lawatan ke Banda Aceh.
Menurut Hafit, satu poin tersebut menjadi modal bagi Adhyaksa FC untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya, terutama saat kembali bermain di kandang sendiri.
“Kami sebagai pemain sangat bersyukur atas hasil imbang ini. Memang target kami di sini harus meraih hasil positif, tapi hasil 0-0 ini sangat kami syukuri,” kata Hafit.
Ia berharap Adhyaksa FC dapat menunjukkan penampilan yang lebih baik pada pertandingan kandang mendatang.
“Kami akan terus berusaha. Mudah-mudahan nanti di kandang kami bisa lebih baik lagi dari hari ini,” imbuhnya.















