PSMS Diganjar 3 Kartu Merah dalam 3 Tandang, Javi: Kami Harus Perbaiki

- PSMS menerima tiga kartu merah dalam tiga laga tandang beruntun, situasi yang menurut Javier Siverio menghambat tim meraih hasil maksimal.
- PSMS kalah 1-2 dari PSPS setelah Ridzar diusir pada babak pertama; gol penyeimbang Siverio dibalas Hamzah Deva menit ke-82.
- Kartu merah sebelumnya membuat PSMS ditahan Sumsel United 2-2 dan tetap menang atas Adhyaksa Bekasi; PSMS kini kedua Grup A dengan 10 poin, di bawah PSPS.
Medan, IDN Times- Striker PSMS asal Spanyol Javier Siverio menyoroti timnya yang diganjar 3 kartu merah dalam 3 laga tandang beruntun. Akibatnya PSMS gagal meraih poin maksimal. Teranyar PSMS ditumbangkan PSPS dengan skor 1-2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Riau, Minggu (11/10/2026).
“Kami sudah memainkan tiga pertandingan tandang dan mendapatkan tiga kartu merah. Situasi ini sangat sulit untuk mencapai hasil yang kami harapkan. Kami harus memperbaiki kesalahan ini, dan saya rasa ke depannya akan menjadi lebih baik,” ucap Siverio.
1. PSMS sulit mengejar kemenangan dengan 10 pemain

Duel pemain PSMS kontra PSPS di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (11/10/2026) (dok.PSMS) Pada laga itu PSMS sudah kehilangan Ridzar sejak pertengahan babak pertama. Akibatnya, PSMS kesulitan bermain dengan 10 orang. PSPS unggul lewat Dimas Wicaksono pada menit ke-48, meski Siverio sempat menyamakan skor menjadi 1-1 menit ke-59. Namun gol Hamzah Deva menit ke-82 membuyarkan asa tim.
“Kami tidak memainkan pertandingan yang buruk, tetapi memang sangat sulit ketika harus bermain dengan 10 pemain terlalu awal. Kami bermain bagus di babak kedua, mencetak gol penyeimbang, lalu ketika berupaya mencetak gol kedua, kami mendapatkan serangan balik dan kecolongan,” ujar top skor sementara dengan 9 gol itu.
2. Eko ubah strategi karena bermain 10 pemain

Duel PSMS kontra PSPS di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (11/10/2026) (dok.PSMS) Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, mengakui kartu merah Ridzar memengaruhi rencana permainan timnya. Ia menyebut PSMS sempat mampu mengantisipasi permainan lawan sebelum kehilangan satu pemain.
“Kami sebenarnya sudah bisa mengantisipasi permainan di babak pertama sebelum kartu merah terjadi. Namun, apa boleh buat, kami mendapatkan situasi yang tidak diinginkan dan harus bermain dengan 10 pemain,” ujarnya.
Hasil di Pekanbaru juga berdampak pada persaingan papan atas Grup A. PSPS kini memimpin klasemen sementara dengan 11 poin, sedangkan PSMS berada di posisi kedua dengan koleksi 10 poin.
3. Dua kartu merah sebelumnya

Selebrasi kemenangan PSMS atas Adhyaksa Bekasi di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Minggu (27/9/2026) malam (dok.PSMS) PSMS sudah mendapat kartu merah pada laga tandang perdana saat bersua Sumsel United di Palembang. Saat itu PSMS sudah unggul 2-0, namun kartu merah terhadap kiper Rudi Razak membuat PSMS bermain dengan 10 orang. Akibatnya Sumsel mampu menyamakan skor menjadi 2-2.
PSMS juga mendapat kartu merah saat menghadapi Adhyaksa Bekasi FC. Saat itu Haykal diganjar kartu merah di babak pertama. Syukurnya gol tunggal Siverio pada laga itu membawa PSMS menang.















