Besok, Semen Padang vs PSMS: Misi Menaklukkan Kabau Sirah

- PSMS Medan menghadapi Semen Padang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu 17 Oktober 2026 pukul 15.30 WIB, setelah kalah 1-2 dari PSPS.
- PSMS berada di peringkat ketiga dengan 10 poin, sementara Semen Padang di posisi kelima dengan enam poin dan berupaya mengakhiri dua kekalahan beruntun.
- PSMS telah mengevaluasi kekalahan sebelumnya dan menyiapkan pemain paling siap; Rizdjar Nurviat absen akibat kartu merah, sementara Raihan Utama menargetkan tiga poin.
Medan, IDN Times – PSMS Medan siap menatang Semen Padang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026) pukul 15.30 WIB. Kekalahan 1-2 dari PSPS pada pekan lalu membuat PSMS perlu segera menemukan kembali performa terbaiknya.
Apalagi, persaingan di papan atas masih ketat. Ayam Kinantan saat ini menempati peringkat ketiga dengan koleksi 10 poin.
"Kami berangkat ke Bekasi. Persiapan tim sangat bagus untuk pertandingan besok melawan Semen Padang dan semua pemain dalam kondisi bagus. Kami berharap pertandingan berjalan lancar, kami bisa bermain baik, dan mendapatkan hasil yang baik," ujar Eko, Jumat (16/10/2026).
1. PSMS Waspadai Semen Padang yang Ingin Bangkit

Selebrasi pemain PSMS Javi Siverio bersama Angelo Meneses saat kontra Persikad di Stadion Utama Sumut, Sabtu (3/10/2026) (IDN Times/Doni Hermawan) Tantangan PSMS tidak berhenti pada evaluasi kekalahan dan penyesuaian lini belakang. Semen Padang juga memiliki motivasi untuk mengakhiri tren negatif setelah menelan dua kekalahan beruntun, termasuk pada periode awal tim ditangani pelatih baru Stefano Cugurra atau Teco.
Kabau Sirah saat ini berada di peringkat kelima dengan enam poin. Selisih empat poin dari PSMS membuat pertandingan ini penting bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Eko mengaku tim pelatih telah menganalisis permainan Semen Padang. Meski sudah mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan lawan, ia mengingatkan anak asuhnya agar tetap waspada terhadap kualitas pemain Kabau Sirah.
"Sebelumnya kami sudah menganalisis pertandingan tim lawan. Kami cukup mengetahui kelebihan dan kekurangan mereka. Semua pemain Semen Padang berkualitas dan berpengalaman di Liga 1 maupun Liga 2. Karena itu, kami harus waspada, tetapi tetap fokus kepada tim sendiri," katanya.
2. Petik pelajaran dari kekalahan di Riau

Striker PSMS Javi Siverio saat duel dengan PSPS di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (11/10/2026) (dok.PSMS) Bagi Eko, kekalahan dari PSPS harus menjadi bahan evaluasi, bukan beban yang mengganggu penampilan tim pada pertandingan berikutnya. Ia ingin para pemain menjadikan hasil tersebut sebagai dorongan untuk meraih poin di kandang Semen Padang.
"Kami tetap berjuang untuk pertandingan besok. Hasil yang kurang bagus kemarin menjadi motivasi lebih bagi kami untuk mendapatkan poin di kandang Semen Padang," tegasnya.
Eko memastikan para pemain PSMS berada dalam kondisi siap. Dari 31 pemain yang tersedia, tim pelatih akan memilih nama-nama yang dinilai paling siap untuk menghadapi Semen Padang. Namun, Rizdjar dipastikan tidak bisa diturunkan karena sanksi kartu merah.
"Pemain PSMS semuanya siap. Kami memiliki 31 pemain, tetapi tentu tidak semuanya dimainkan. Kami akan menurunkan pemain yang paling siap. Rizdjar Nurviat tidak bisa bermain, sedangkan pemain lainnya kami persiapkan untuk pertandingan ini," jelas Eko.
3. Raihan Utama bidik poin penuh

Pelatih PSMS Eko Purdjianto dan gelandang Raihan Utama (dok.PSMS) Sementara itu, pemain PSMS, Raihan Utama, mengatakan timnya telah mengevaluasi penampilan saat menghadapi PSPS. Sejumlah kekurangan menjadi perhatian selama persiapan agar tidak kembali terulang.
"Tim sudah melakukan persiapan dengan baik. Kami semua juga sudah mengevaluasi pertandingan sebelumnya dan memperbaiki beberapa hal yang menjadi kekurangan. Semoga besok kami bisa membawa pulang tiga poin," ujar Raihan.











