Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hujan Lebat di Sumut, KAI Divre I Siagakan Tim dan AMUS 24 Jam
KAI Divre I siagakan tim dan AMUS 24 Jam (Dok. KAI Divre I Humas)
  • PT KAI Divre I Sumut meningkatkan kewaspadaan akibat hujan lebat dengan menyiagakan seluruh tim operasional dan prasarana untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
  • Sebanyak 14 titik jalur kereta disiapkan AMUS dan tim flying gank yang fokus pada normalisasi drainase serta pembersihan sedimen agar jalur tetap aman dari genangan air.
  • Divre I mengoperasikan 46 perjalanan KA per hari dan berkomitmen melakukan pemantauan intensif agar layanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu di tengah cuaca ekstrem.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sepekan terakhir

Intensitas hujan tinggi mengguyur Sumatera Utara selama sepekan terakhir, mendorong KAI Divre I Sumatra Utara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

20 Juli 2026

Pada Senin, 20 Juli 2026, KAI Divre I Sumatra Utara menyiagakan tim dan AMUS selama 24 jam serta melakukan penopingan pohon dan normalisasi saluran air untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

kini

KAI Divre I melayani 46 perjalanan kereta api per hari dan terus melakukan pemantauan intensif agar operasional tetap aman di tengah cuaca tidak menentu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatra Utara menyiagakan tim dan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) selama 24 jam untuk mengantisipasi dampak hujan lebat dan cuaca ekstrem di wilayah operasionalnya.
  • Who?
    Langkah ini dilakukan oleh PT KAI Divre I Sumatra Utara di bawah koordinasi Manager Humas Anwar Yuli Prastyo bersama jajaran operasional, prasarana, serta tim flying gank di lapangan.
  • Where?
    Kegiatan siaga dilakukan di jalur kereta sepanjang 476,46 kilometer yang melintasi 13 kabupaten/kota di Sumatera Utara, termasuk Belawan, Kuala Tanjung, Tanjungbalai, Siantar, dan Rantauprapat.
  • When?
    Tindakan kesiapsiagaan diberlakukan sejak pekan terakhir saat intensitas hujan meningkat dan disampaikan secara resmi pada Senin, 20 Juli 2026.
  • Why?
    Peningkatan kewaspadaan dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api serta mencegah gangguan akibat genangan air atau bencana hidrometeorologi selama musim hujan berlangsung.
  • How?
    KAI melakukan penopingan pohon, normalisasi saluran air di sekitar jalur rel, penyebaran AMUS dan tim flying gank di 14 titik UPT Resort Jalan Rel, serta pemantauan intensif terhadap kondisi lintasan setiap hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hujan besar turun terus di Sumatera Utara. Banyak orang dari KAI kerja siang malam supaya kereta tetap aman jalan. Mereka potong pohon, bersihin air yang mampet, dan siapin alat berat kalau ada jalan rel rusak. Ada tim yang jaga di banyak tempat. Sekarang kereta masih bisa jalan tiap hari dengan aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Langkah cepat KAI Divre I Sumatra Utara menghadapi hujan lebat menunjukkan komitmen kuat terhadap keselamatan dan keandalan layanan transportasi publik. Dengan menyiagakan tim 24 jam, menyebar AMUS di 14 titik, serta menormalisasi saluran air, perusahaan ini menjaga kelancaran 46 perjalanan harian yang penting bagi konektivitas dan aktivitas ekonomi wilayah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Sumatra Utara dalam sepekan terakhir membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara meningkatkan kewaspadaan.

Seluruh jajaran operasional dan prasarana disiagakan, untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

1. Langkah antisipatif dilakukan guna menjamin keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api

KAI Divre I siagakan tim dan AMUS 24 Jam (Dok. KAI Divre I Sumut)

Manager Humas KAI Divre I Sumatra Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan, langkah antisipatif dilakukan guna menjamin keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api di wilayah kerja Divre I.

“Untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api, kami melakukan penopingan pohon, normalisasi saluran air di sekitar jalur, penyediaan Alat Material Untuk Siaga atau AMUS, serta menyiagakan personel flying gank 24 jam,” ujar Anwar, pada Senin (20/7/2026).

2. AMUS dan flying gank disebar di 14 titik

KAI Divre I siagakan tim dan AMUS 24 Jam (Dok. KAI Divre I Sumut)

Divre I Sumatra Utara mengelola jalur kereta api sepanjang 476,46 km yang melintasi 13 kabupaten/kota, mulai dari Stasiun Belawan hingga Kuala Tanjung, Tanjungbalai, Siantar, dan Rantauprapat.

Untuk mempercepat penanganan, AMUS dan tim flying gank disebar di 14 Unit Pelaksana Teknis Resort Jalan Rel. Material yang disiapkan meliputi batu balas, bantalan rel, pasir, hingga peralatan berat.

Fokus utama saat ini adalah normalisasi drainase. Pembersihan sampah dan sedimen dilakukan agar kapasitas aliran air meningkat dan terhindar dari genangan yang dapat mengganggu operasional.

“Dengan meningkatnya curah hujan, ada potensi gangguan akibat genangan air. Karena itu normalisasi saluran terus kami lakukan,” jelas Anwar.

3. Operasional 46 perjalanan per hari

KAI Divre I siagakan tim dan AMUS 24 Jam (Dok. KAI Divre I Sumut)

Saat ini Divre I melayani 46 perjalanan KA per hari, terdiri dari 20 KA penumpang dan 26 KA barang. Pergerakan penumpang dan barang tersebut dinilai vital bagi konektivitas dan perekonomian di Sumut.

“Kami berkomitmen melakukan pemantauan intensif dan respons cepat. Tujuannya agar masyarakat dapat menggunakan kereta api dengan aman, nyaman, dan tepat waktu meski cuaca tidak menentu,” tutup Anwar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article