Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Diduga Hanyut, Pria 53 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Sei Lepan
Tim SAR mengevakuasi jenazah Herson Franki Hutauruk (53), warga yang dilaporkan diduga hanyut di Sungai Sei Lepan, Desa Lama Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Kamis (24/9/2026). (Dok: SAR Medan)
  • Herson Franki Hutauruk (53) ditemukan meninggal dunia di Sungai Sei Lepan, Langkat, Kamis 24 September 2026, sekitar 2 kilometer dari lokasi ia diduga terpeleset.

  • Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu dini hari setelah diduga terpeleset di pinggir sungai; pencarian awal dilakukan polisi, keluarga, dan warga.

  • Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah setelah mendapat informasi dari nelayan, lalu menyerahkannya kepada keluarga sekitar pukul 13.25 WIB dan mengusulkan operasi ditutup.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Langkat, IDN Times — Herson Franki Hutauruk (53), warga yang dilaporkan diduga hanyut di Sungai Sei Lepan, Desa Lama Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (24/9/2026).

Korban ditemukan Tim SAR Gabungan yang dikoordinasikan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan sekitar pukul 12.40 WIB. Lokasi penemuan berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian.

Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan diusulkan untuk ditutup.

1. Diduga terpeleset di pinggir Sungai Sei Lepan

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Herson sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terpeleset di pinggir Sungai Sei Lepan pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Pencarian awal dilakukan oleh kepolisian, keluarga, dan masyarakat sekitar. Namun, hingga laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, korban belum ditemukan.

Keluarga kemudian meminta bantuan pencarian melalui Rahmat Iriadi dari BPBD Langkat. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan mengerahkan tujuh personel Tim Rescue beserta peralatan SAR ke lokasi.

Tim selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Babalan dan BPBD Langkat untuk melakukan pencarian korban.

2. Ada nelayan yang menemukan korban

ilustrasi tenggelam (pixabay.com/Miller_Eszter)

Pada Kamis siang, Tim SAR Gabungan mendapat informasi adanya nelayan yang menemukan korban. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan tim langsung menuju lokasi setelah menerima informasi tersebut.

“Saat tim tiba dilokasi, tim langsung menerima laporan bahwasanya ada nelayan yang menemukan korban, sehingga tim langsung menuju lokasi guna mengevakuasi korban,“ kata Hery yang bertindak sebagai Search Mission Coordinator (SMC).

3. Jenazah sudah diserahkan ke keluarga

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)

Herson ditemukan sekitar pukul 12.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Tim SAR kemudian melakukan evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada keluarga sekitar pukul 13.25 WIB.

“Setelah korban berhasil ditemukan, Tim SAR Gabungan segera melaksanakan proses evakuasi dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, pemerintah setempat, masyarakat, serta keluarga korban yang telah mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan ini,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article