Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sumut Sepekan ke Depan

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sumut Sepekan ke Depan
ilustrasi hujan deras (pexels.com/Genaro Servín)
Share Article

Medan, IDN Times – Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada periode 20–27 Juli 2026.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktifnya gelombang atmosfer, adanya belokan angin atau shearline, serta kondisi udara yang cukup labil sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

1. Sejumlah wilayah sumut sudah catat curah hujan tinggi

hujan deras
ilustrasi hujan deras (pexels.com/Marri Smith)

BMKG mencatat beberapa wilayah Sumut mengalami hujan dengan kategori sedang hingga sangat lebat dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan tinggi tercatat mulai 16 hingga 19 Juli 2026.

Pada 16 Juli 2026, Pos Hujan KHI Greahani, Kabupaten Deli Serdang, mencatat curah hujan sebesar 56 milimeter. Kemudian pada 17 Juli, hujan lebat terjadi di Pos Hujan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan curah hujan mencapai 116 milimeter serta Stasiun Meteorologi Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, sebesar 91 milimeter.

Sementara pada 18 Juli 2026, Pos Hujan Hutabalang, Kabupaten Tapanuli Tengah, mencatat curah hujan 137 milimeter dan Stasiun Meteorologi Pinangsori mencapai 98,2 milimeter.

Pada 19 Juli 2026, hujan lebat juga terjadi di Pos Hujan Mardinding, Kabupaten Karo, sebesar 110 milimeter, Pos Hujan Tanjung Langkat, serta Pos Hujan Halimbi, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dengan curah hujan 81 milimeter.

2. Gelombang atmosfer dan suhu laut hangat picu pertumbuhan awan hujan

Orang berjalan menggunakan payung saat hujan deras di jalan.
ilustrasi hujan deras sebagai bagian dari kondisi cuaca harian (pexels.com/Md Nadim Mahmud)

BMKG menjelaskan, potensi hujan lebat dipicu adanya belokan angin (shearline) di Samudera Hindia bagian barat Sumatera yang membentuk daerah pertemuan angin (konfluens) di wilayah pantai barat hingga lereng timur Sumatera Utara.

“Selain itu, aktivitas gelombang atmosfer diperkirakan masih aktif dan didukung suhu muka laut yang hangat. Kondisi tersebut meningkatkan proses pembentukan awan hujan di wilayah Sumut,” ujar Prakirawan BBMKG Wilayah I Putri Diana, Rabu (22/7/2026).

Pada pagi hingga siang hari, cuaca umumnya diprediksi cerah hingga cerah berawan. Namun, peningkatan suhu akibat pemanasan yang cukup signifikan dapat memicu pertumbuhan awan konvektif pada sore hingga malam hari.

BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang lokal yang dapat terjadi bersamaan dengan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.

3. Puluhan daerah berpotensi hujan lebat

ilustrasi hujan deras (pexels.com/Thanh Luu)
ilustrasi hujan deras (pexels.com/Thanh Luu)

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat berpotensi terjadi di sejumlah daerah, mulai dari wilayah pegunungan, pantai timur, pantai barat, hingga Kepulauan Nias.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Langkat, Kota Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batubara, Asahan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Humbang Hasundutan, Toba, Samosir, Simalungun, dan Kota Pematangsiantar.

Selain itu, potensi hujan lebat juga mencakup Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Gunung Sitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, hingga Nias Barat.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem. Pemerintah daerah juga diminta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri untuk mengikuti perkembangan informasi cuaca dari Balai Besar MKG Wilayah I Medan.

“Masyarakat diingatkan untuk memperoleh informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi dari sumber yang tidak terverifikasi,” ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Latest News Sumatera Utara

See More