Kementerian Pertanian (Kementan) kini fokus meningkatkan produksi padi yang sempat tertunda akibat dampak El Nino. (dok. Kementan)
Dari pengamatannya, sektor pertanian di Sumut sejauh ini masih mendapatkan pasokan air yang mencukupi. Belum terlihat adanya potensi gangguan tanam yang signifikan.
Namun, Gunawan menyebut persoalan utama yang dihadapi petani saat ini justru berasal dari kenaikan harga biaya produksi. Komoditas seperti pupuk, herbisida, plastik mulsa, hingga insektisida mengalami lonjakan.
"Sejauh ini masalah utama sektor pertanian di Sumut adalah kenaikan harga biaya input setelah terjadi lonjakan pada produk pertanian seperti pupuk, herbisida, plastik mulsa hingga insektisida. Sehingga komponen biaya tersebut sebenarnya sudah cukup untuk memicu kenaikan harga jual produk pertanian," jelasnya.
Meski demikian, Sumut tidak sepenuhnya bebas dari dampak El Nino. Menurut Gunawan, wilayah lain di Indonesia yang terdampak kekeringan secara tidak langsung akan memengaruhi pembentukan harga komoditas pertanian di Sumut.