- Bidin, laki-laki, asal Kabupaten Lombok Barat
- Darmawan, laki-laki, asal Kecamatan Sakra
- Kamarul Zaman, laki-laki
- Sudirman, laki-laki, asal Desa Utan, Kabupaten Sumbawa
- Sultan Muhamad Yasin, laki-laki, asal Desa Goak Lauq
- Adi Supriantok, laki-laki, asal Kabupaten Mataram
PMI Asal NTB Meninggal di Riau Usai Dideportasi Malaysia

- PMI asal NTB, Muhanip, meninggal di Riau setelah dideportasi Malaysia
- Muhanip kena serangan jantung tiba-tiba dan dinyatakan meninggal dunia di RS Awal Bross Dumai
- Seorang PMI asal Sumut diduga HIV, sementara PMI asal NTB paling banyak yang dideportasi dari Malaysia
Dumai, IDN Times- Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal dunia di Kota Dumai, Provinsi Riau. Dia adalah Muhanip, warga Dusun Endut, Desa Sikur, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.
Muhanip sebelumnya dideportasi oleh Malaysia bersama 18 orang lainnya. Ia dipulangkan melalui jalur laut via Bumi Lancang Kuning.
"Yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia di RS Awal Bross Dumai setelah dilakukan penanganan medis darurat," ucap Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Riau Fanny Wahyu Kurniawan, Senin (5/1/2026).
Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan hasil medis, Muhanip kena serangan jantung secara tiba-tiba.
"Saat ini jenazah almarhum berada di RSUD Dumai untuk difasilitasi di peti es/ lemari pendingin. Kami telah berkoordinasi dengan BP3MI NTB untuk pemulangan jenazah almarhum," katanya.
1. Begini kronologinya

Diketahui, setibanya Muhanip bersama belasan PMI lainnya di Pelabuhan Internasional Kota Dumai, mereka langsung dilakukan pendampingan oleh Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI), untuk Registrasi IMEI.
Mereka kemudian dibawa ke rumah ramah PMI di Kota Dumai untuk dilakukan pendataan, pelayanan, pelindungan serta fasilitasi menunggu dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing.
"Di rumah ramah P4MI Dumai, almarhum sempat mandi. Selesai mandi, almarhum duduk bersama teman-temannya. Kemudian, secara tiba-tiba almarhum kehilangan kesadaran ataupingsan dan tidak memberi respon," terang Fanny.
Oleh petugas dan teman-temannya, Muhanip diberi minyak angin dan pertolongan pertama. Selanjutnya dia langsung dilarikan ke RS Awal Bross Dumai. Di rumah sakit tersebut, Muhanip telah dinyatakan meninggal dunia.
2. PMI asal Sumut diduga HIV

Selain itu, BP3MI Provinsi Riau juga menemukan seorang PMI yang mengidap HIV. PMI tersebut berasal dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Temuan itu berdasarkan hasil pemeriksaan dan penanganan awal kesehatan oleh petugas Balai Kekarantinaan Kesehatan di Pelabuhan Internasional Kota Dumai.
"Satu PMI asal Sumut mengidap HIV. Saat ini kondisinya stabil dan bisa dipulangkan ke daerah asalnya," jelas Fanny.
3. Asal NTB terbanyak

Berdasarkan data yang diterima IDN Times, selain yang meninggal dunia dan mengidap HIV, berikut ini nama dan asal PMI yang dideportasi dari Malaysia. Dimana, PMI asal NTB paling banyak.
NTB
Sulawesi Selatan
- Adam, laki-laki, asal Kota Makasar
- Fatmawati, perempuan, asal Dusun Lapippi
Jawa Timur
- Faisol Anom, laki-laki, asal Kabupaten Pamekasan
- Heri Salam, laki-laki, asal Kabupaten Sampang
Kalimantan Tengah
- Marianus Kiik, laki-laki, asal Desa Kuba
Jawa Barat
- Murdianto, laki-laki, asal Desa Kalong
- Siti, perempuan, asal Kabupaten Garut
DKI Jakarta
- Putri Rahmadhani, perempuan
Aceh
- Mahyuddin, laki-laki
- Muhammad Khaidir, laki-laki, Desa Alue Le Mirah
- Mursalin, laki-laki, Desa Tpn Mamplam

















