14 Ribu Warga di 30 Kampung Aceh Tengah Masih Terisolir

- 24 orang meninggal dunia dan 4 orang masih dalam pencarian
- Ada 56 titik pengungsian dengan 7.763 orang yang mengungsi, termasuk 587 penduduk non Aceh Tengah
- Kecamatan Rusip Antara terdiri dari 30 kampung terisolir dengan total 14.889 jiwa warga yang masih terisolir
Medan, IDN Times- Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah merilis update terbaru laporan pantauan data penanggulangan bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. Dari data terakhir Sabtu (3/1/2026) dilansir dari instagram resmi Diskominfo Aceh Tengah, sebanyak 24 orang ditemukan meninggal dunia. Sementara 4 orang masih dalam pencarian.
Saat ini ada 56 titik pengungsian dengan 7.763 orang yng mengungsi. Termasuk di antaranya 587 penduduk non Aceh Tengah. Total 14 kecamatan dan 295 kampung terdampak.
Namun masih ada satu kecamatan yang masih terisolir. Yang dimaksud adalah Kecamatan Rusip Antara. Total ada 30 kampung yang masih terisolir dan 14.889 warga.
Dilansir dari website resmi humas Aceh Tengah, Bupati Haili juga menyampaikan, beberapa kampung di wilayah Kecamatan Linge, Kecamatan Ketol, Kecamatan Rusip Antara, serta Kecamatan Bintang harus ditempuh melalui jalan ekstrem bahkan ada yang masih terisolir.
Sebagian warga masih berjalan kaki untuk menuju desa terdekatnya. Bahkan di salah satu titik Jembatan Berawang Gajah yang hancur dilanda banjir, warga harus menyeberang masih menggunakan sling. Termasuk Bupati Aceh Tengah Haili Yoga harus menyeberang menggunakan sling usai bertemu warag Bintang Pepara, Kecamatan Ketol yang mengungsi di Kekuyang.
Hal ini karena terputusnya beberapa titik jalan darat. Total jalan rusak ada di 306 ruas, dan jembatan rusak 179 titik.
Diketahui usai banjir bandang dan longsor pada 26 November 2025, terjadi longsor susulan dalam beberapa hari terakhir. Terjadi di beberapa titik jalan nasional Takengon -Blang Kejeren via Isaq.
Jalan nasional Tekengon Bireuen di titik Relung Gunung Teritit belum bisa dilalui kendaraan.

















