Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir Sumut: Masih Ada 43 Orang Hilang, 370 Meninggal

WhatsApp Image 2025-12-22 at 6.44.30 PM.jpeg
Warga membawa hasil pertanian melintasi Desa Hutanobolon pasca banjir menghantam kawasan itu, Sabtu (20/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Medan, IDN Times - Pembaruan data masih terus dilakukan 40 hari pasca banjir yang menerjang Sumatra Utara pada 25 November 2025 lalu. Dalam data Badan Nasional Penanggulangan Bencana menunjukkan, korban meninggal dalam bahala November  itu sebanyak 370 jiwa. 

Dari data per 4 Januari 2026 petang juga menunjukkan, masih ada 43 orang yang hilang. Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.

Data itu juga menunjukkan, Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan korban terbanyak dengan total 127 orang. Disusul Tapanuli Selatan dengan jumlah 93 orang meninggal dunia. Kemudian Kota Sibolga 55 orang dan Tapanuli Utara sebesar 36 orang. 

Banjir juga menyebabkan, 13,5 ribu jiwa menjadi pengungsi. Bencana itu juga menyebabkan kerusakan pada 25.549 rumah. Sebanyak 4.930 rumah di antaranya dalam kategori rusak berat. 

Saat ini, Sumut tidak lagi berstatus tanggap darurat bencana. Masa ini berakhir pada 31 Desember 2025 lalu. 

Gubernur Sumatra Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan, saat ini Sumut sudah memasuki masa transisi penanganan bencana. Masa ini kata Bobby akan berlangsung hingga Maret 2026. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Banjir dan Longsor Susulan di Gayo Lues, Sekda Aceh Sempat Terjebak

05 Jan 2026, 08:47 WIBNews