Banjir Sumut: Masih Ada 43 Orang Hilang, 370 Meninggal

Medan, IDN Times - Pembaruan data masih terus dilakukan 40 hari pasca banjir yang menerjang Sumatra Utara pada 25 November 2025 lalu. Dalam data Badan Nasional Penanggulangan Bencana menunjukkan, korban meninggal dalam bahala November itu sebanyak 370 jiwa.
Dari data per 4 Januari 2026 petang juga menunjukkan, masih ada 43 orang yang hilang. Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.
Data itu juga menunjukkan, Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan korban terbanyak dengan total 127 orang. Disusul Tapanuli Selatan dengan jumlah 93 orang meninggal dunia. Kemudian Kota Sibolga 55 orang dan Tapanuli Utara sebesar 36 orang.
Banjir juga menyebabkan, 13,5 ribu jiwa menjadi pengungsi. Bencana itu juga menyebabkan kerusakan pada 25.549 rumah. Sebanyak 4.930 rumah di antaranya dalam kategori rusak berat.
Saat ini, Sumut tidak lagi berstatus tanggap darurat bencana. Masa ini berakhir pada 31 Desember 2025 lalu.
Gubernur Sumatra Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan, saat ini Sumut sudah memasuki masa transisi penanganan bencana. Masa ini kata Bobby akan berlangsung hingga Maret 2026.

















