Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dukungan Pertamina untuk Beroperasinya RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang

Dukungan Pertamina untuk kembali beroperasinya RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sejak 9 Desember 2025 (dok.Pertamina)
Dukungan Pertamina untuk kembali beroperasinya RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sejak 9 Desember 2025 (dok.Pertamina)

Medan, IDN Times- Di tengah puing infrastruktur dan keterbatasan pascabencana, satu hal tak boleh berhenti, layanan kesehatan. Di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, perjuangan menyelamatkan nyawa berlangsung tanpa jeda, bahkan ketika akses, listrik, dan air bersih sempat lumpuh.

Di balik dinding rumah sakit ini, para tenaga medis bekerja dalam tekanan waktu dan keterbatasan. Bencana memaksa mereka berpacu bukan hanya dengan penyakit, tetapi juga dengan ketersediaan energi dan sanitasi dua elemen yang menentukan hidup-mati layanan medis.

Di sinilah kolaborasi lintas sektor memainkan peran krusial. Pertamina, melalui program Pertamina Peduli, hadir menopang operasional rumah sakit agar denyut layanan kesehatan tetap berdetak di tengah masa pemulihan.

1. RSUD Aceh Tamiang beroperasi lagi sejak 9 Desember

Dukungan Pertamina untuk kembali beroperasinya RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sejak 9 Desember 2025 (dok.Pertamina)
Dukungan Pertamina untuk kembali beroperasinya RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sejak 9 Desember 2025 (dok.Pertamina)

RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang kembali beroperasi penuh sejak 9 Desember 2025. Hingga akhir tahun, rumah sakit ini telah melayani 507 pasien rawat inap, 2.350 pasien rawat jalan, melakukan 48 tindakan operasi, merawat 8 pasien ICU, melayani 20 pasien cuci darah, serta menangani 656 pasien di Unit Gawat Darurat.

Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, dr. Andika Putra, menyebut kecepatan dan kepastian sebagai kunci utama pascabencana. Menurutnya, rumah sakit hanya bisa berfungsi optimal jika fondasi dasar listrik dan air bersih tersedia secara stabil.

“Dalam masa transisi pemulihan, energi adalah urat nadi layanan medis. Seluruh peralatan bergantung pada listrik. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pertamina yang sigap memasok BBM untuk genset, sehingga layanan bisa berjalan 24 jam meski terjadi fluktuasi daya,” ujar dr. Andika.

Tak hanya soal listrik. Gangguan jaringan air bersih turut mengancam standar sterilisasi dan sanitasi rumah sakit. Untuk itu, Pertamina secara rutin menyalurkan 1 hingga 2 tangki air bersih setiap hari, memastikan kebutuhan pasien dan tenaga medis tetap terpenuhi.

2.Dapur umum untuk tenaga kesehatan dan pasien

Dukungan Pertamina untuk kembali beroperasinya RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sejak 9 Desember 2025 (dok.Pertamina)
Dukungan Pertamina untuk kembali beroperasinya RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sejak 9 Desember 2025 (dok.Pertamina)

Dukungan tak berhenti di sana. Pertamina juga menghadirkan dapur umum untuk memastikan tenaga kesehatan dan pasien mendapatkan asupan makanan bergizi tiga kali sehari sebuah dukungan yang kerap luput dari sorotan, namun krusial bagi keberlangsungan pelayanan.

“Dengan dukungan logistik dan sanitasi dari Pertamina, kami bisa fokus sepenuhnya pada penyembuhan pasien. Ini sangat membantu kami di lapangan,” tambah dr. Andika.

Bagi dr. Andika, keberlanjutan dukungan menjadi harapan besar. “Orang sakit tidak bisa menunggu. Dalam kondisi apa pun, layanan harus tetap berjalan. Dukungan suplai air dan BBM dari Pertamina sangat menentukan denyut nadi rumah sakit, dan kami berharap terus tersedia hingga keadaan benar-benar normal,” tegasnya.

3. Fokus agar layanan publik vital bisa dibenahi

Dukungan Pertamina untuk kembali beroperasinya RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sejak 9 Desember 2025 (dok.Pertamina)
Dukungan Pertamina untuk kembali beroperasinya RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang sejak 9 Desember 2025 (dok.Pertamina)

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam situasi darurat.

“Program Pertamina Peduli difokuskan agar layanan publik vital seperti rumah sakit tetap beroperasi. Mulai dari pemulihan listrik, air bersih, hingga dukungan logistik medis, kami hadir agar layanan kesehatan tidak terputus,” jelas Baron.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Banjir dan Longsor Susulan di Gayo Lues, Sekda Aceh Sempat Terjebak

05 Jan 2026, 08:47 WIBNews