Plt Ketua Golkar Sumut Sebut Ijeck Tak Bisa Lagi Bertarung di Musda Golkar

Medan, IDN Times – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengungkap alasan, kenapa Musa Rajekshah tidak bisa mencalonkan kembali menjadi calon ketua di partai berlambang beringin itu. Kata Doli, Ijeck –sapaan akrabnya—tengah dipersiapkan menjadi pengurus di Golkar pusat.
“Pak Ijeck akan ditugaskan ke DPP. Dengan kondisi itu, secara organisasi tidak ada ruang bagi beliau untuk kembali maju di daerah,” ujar Doli kepada awak media, Selasa (6/1/2026).
1. Ada aturan soal rangkap jabatan

Doli menyebut, ada aturan di Golkar yang melarang rangkap jabatan. Sehingga Ijeck tidak bisa mencalonkan diri. Pernyataan ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang sebelumnya berkembang di internal Golkar Sumut mengenai kemungkinan kembalinya Ijeck dalam kontestasi Musda.
Terkait jadwal Musda Golkar Sumut, Doli mengatakan pihaknya masih menunggu arahan resmi dari DPP.
2. Kader yang merasa layak diundang penjaringan

Kata Doli, proses penjaringan calon ketua akan dibuka bagi seluruh kader yang memenuhi syarat organisasi.
“Siapa pun kader yang merasa memenuhi syarat dipersilakan mendaftar. Golkar membuka ruang kompetisi secara terbuka,” kata Doli.
Pun begitu, dia mengaku dinamika internal partai menjelang Musda begitu dinamis. Dari pengalamannya, calon ketua biasa muncul mendekati hari Musda.
“Musda harus menjadi proses demokratis, bukan ajang tarik-menarik kepentingan,” katanya.
3. Doli akan pimpin Golkar Sumut hingga Musda

Sebelumnya, DPP Golkar menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut menggantikan Ijeck. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Golkar Nomor Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 yang ditandatangani Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji pada 14 Desember 2025.
Dalam surat keputusan tersebut, Doli ditugaskan memimpin Golkar Sumut hingga Musda digelar untuk memilih ketua definitif.



















