Lumpe Darurat di Reje Payung Putus, Warga Nyaris Terseret Arus Sungai

- Lumpe putus saat warga dan relawan membawa bantuan logistik
- Semua selamat, warga bahu membahu bangun lumpe darurat baru
- Jembatan gantung putus saat banjir bandang
Aceh Tengah, IDN Times - Sejumlah warga nyaris hanyut terseret arus Sungai Wih Dusun Jamat di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, usai lumpe atau penyeberangan darurat menuju Kampung Reje Payung, putus.
"Kejadiannya kemarin, hari Selasa, (6/1/2026) sekira pukul 11.00 WIB," kata Sertalia, warga Kampung Jamat, Kecamatan Linge, saat dikonfirmasi IDN Times, Rabu (7/1/2026).
1. Lumpe putus saat warga dan relawan membawa bantuan logistik

Sertalia mengatakan insiden lumpe darurat putus berawal saat warga beserta relawan hendak mengantar sembako serta bantuan logistik ke Kampung Reje Payung, pada Selasa, pagi.
“Saat sedang berada di atas titian tiba-tiba ambruk semua relawan dan warga yang di atas titian terjauh ke dalam arus sungai,” ujar Sertalia.
2. Semua selamat, warga bahu membahu bangun lumpe darurat baru

Dia menyampaikan warga yang jatuh nyaris terbawa arus sungai. Beruntungnya, mereka berhasil diselamatkan oleh warga lainnya yang berada di lokasi.
Lumpe darurat penghubung antara Kampung Jamat dengan Kampung Reje Payung yang baru, kata Sertalia, sudah kembali dibangun oleh warga beserta TNI dan Polri.
“Sudah dibuat kembali (penyeberangan darurat) seperti sebelumnya. Masih menggunakan kabel listrik,” kata tokoh masyarakat Linge tersebut.
3. Jembatan gantung putus saat banjir bandang

Warga menggunakan lumpe darurat, kata Sertalia, sejak jembatan gantung yang ada di kawasan tersebut putus akibat banjir bandang pada 27 November 2025. Sejak saat itu, warga bergelantungan dengan memanfaatkan bekas kabel listrik untuk penyeberangan.
Pembangunan jembatan darurat dari sling saat ini masih proses. Sling untuk jembatan masih dilansir secara bertahap.
“Setelah ini selesai, baru gotong royong lagi untuk sling khusus jembatan,” ujar Sertalia.


















