Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cerita Pengacara Pembela Masjid Diteror OTK, Mobil Dibakar sampai Rusak

-
Detik-detik pelaku terekam CCTV bakar mobil pengacara (dok.Indra for IDN Times)
Intinya sih...
  • Mobil pengacara dibakar 2 orang tak dikenal saat ingin istirahat
  • Terdapat jaket yang dilumuri bensin di dekat mobil
  • Indra menduga ada sangkut paut teror pembakaran mobik dengan perkara yang ia tangani
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Seorang pengacara di Medan Tembung bernama Indra Surya Nasution mengalami nasib nahas. Mobilnya dibakar oleh 2 Orang Tak Dikenal (OTK) pada Kamis (8/1/2026) dini hari.

Teror pembakaran ini terekam jelas melalui CCTV warung kopi. Meskipun pelaku sempat dikejar, namun warga tak berhasil menangkapnya.

1. Mobil pengacara dibakar 2 orang tak dikenal saat ingin istirahat

-
Pengacara bernama Indra yang merupakan korban teror pembakaran mobil (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Indra menceritakan kronologis saat ia mendapatkan teror dari orang yang tak dikenal. Mulanya, Indra sedang berada Masjid Al Ikhlas, Desa Medan Estate, menyelesaikan konflik yang ada di sana.

"Saya ditelepon ustad bahwa ada segerombolan orang akan menghancurkan rumah ibadah. Jadi, pada pukul 23.00 WIB, saya datang ke masjid itu sampai jam 00.30 WIB. Karena situasinya saya rasa sudah banyak yang menjaga, maka saya pulang ke rumah dan duduk di Cafe Anugerah, tempat saya punya usaha," jelas Indra, Kamis (8/1/2026) sore.

Saat hendak istirahat, Indra terhenyak melihat kobaran api. Pukul 02.00 WIB ia melihat mobilnya dibakar pria yang memakai masker.

"Saya lihat mobil saya terbakar. Karena posisi saya berjarak 10 meter, jadi langsung saya kejar pelakunya. Ternyata ada 2 orang pelaku yang saya tidak ketahui siapa. Mereka seketika itu melarikan diri menggunakan sepeda motor beat berwarna biru putih," lanjutnya.

2. Terdapat jaket yang dilumuri bensin di dekat mobil

-
Polisi temukan bensin dan jaket di dekat mobil yang dibakar (dok.Indra for IDN Times)

Indra menceritakan betapa paniknya ia kala itu. Bahkan Indra tak lagi fokus mengejar oelaku, namun ia teriak minta tolong kepada warga yang masih terjaga untuk memadamkan api.

"Setelah saya lihat mobil dalam keadaan terbakar, dekat mobil itu ada satu jaket yang dibalur dengan minyak Pertalite. Minyak itu bersama botol-botolnya juga ada di dalam jaketnya. Bahkan di bawah mobil itu juga sudah disirami minyak," cerita Indra.

Akibat peristiwa ini, mobilnya mengalami kerusakan. Pelek beserta ban mobilnya terbakar, begitu juga dengan body-nya. Indra memperkirakan dirinya mengalami kerugian Rp20 juta.

"Saya sudah melaporkan perkara ini ke Polrestabes Medan jam 4 paginya. Tim dari Polrestabes juga sudah datang, olah TKP, dan sudah cek CCTV di sekitar sini," bebernya.

3. Indra menduga ada sangkut paut teror pembakaran mobik dengan perkara yang ia tangani

-
Detik-detik pelaku terekam CCTV bakar mobil pengacara (dok.Indra for IDN Times)

Indra menduga bahwa teror yang ia alami ada sangkut pautnya dengan perkara yang ia tangani. Bahkan dalam jarak waktu berdekatan, rumah orang tuanya dan mahasiswa yang menolak perobohan masjid turut diteror.

"Sebelumnya rumah mertua saya dilempari batu. Namun, saya tidak berpikir seperti itu (teror). Dan tadi pagi juga ada rumah mahasiswa digedor-gedor, saya juga belum berpikir ke sana, mungkin itu maling. Tapi setelah duduk saya di sini sampai jam 2 pagi dan terjadi kebakaran, barulah menduga ada (teror)," jelas Indra.

Ia merupakan seorang pengacara yang menolak pemindahan masjid Al Ikhlas Medan Estate. Indra mengatakan bahwa tempat ibadah itu tengah menghadapi konflik penggusuran karena akan dibangun perumahan komersil.

"Saya rasa banyak yang keberatan dengan kehadiran saya di masjid. Sehingga terjadilah pembakaran mobil saya. Terlepas dari itu saya harap Polrestabes Medan khususnya pihak kepolisian bisa mengungkap kasus pembakaran mobil saya," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Pemerintah Target Rehabilitasi Pasar hingga Sawah Rusak di Aceh

10 Jan 2026, 05:47 WIBNews