Kasatreskrim Polres Aceh Jaya, Iptu Julian Zairi, mengatakan peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan manual yang dilakukan sejumlah warga di area perkebunan sawit milik PT TPP3 Astra.
Longsor di Lokasi Tambang Manual Aceh Jaya, 3 Warga Meninggal 4 Luka

- Tiga warga tewas dan empat luka akibat longsor di lokasi tambang manual Gampong Crak Mong, Aceh Jaya, pada Selasa dini hari.
- Aktivitas tambang manual telah berlangsung enam hari meski sebelumnya polisi dan PT TPP3 Astra sudah mengimbau warga untuk menghentikan kegiatan tersebut.
- Polisi melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta menyelidiki penyebab pasti longsor dan aktivitas pertambangan di area perkebunan sawit perusahaan.
Banda Aceh, IDN Times - Tiga warga meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka akibat longsor yang terjadi di kawasan galian tambang manual di Gampong Crak Mong, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (16/6/2026) dini hari.
“Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas galian tambang manual yang dilakukan oleh sejumlah warga di kawasan tersebut,” kata Julian saat dikonfirmasi, Selasa, malam.
1. Aktivitas tambang manual sudah berlangsung enam hari

Julian menjelaskan aktivitas pertambangan manual di lokasi tersebut telah berlangsung sekitar enam hari sebelum insiden longsor terjadi.
Sebelumnya, Polres Aceh Jaya bersama pihak PT TPP3 Astra telah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan di area hak guna usaha (HGU) perusahaan.
Menurutnya, pihak kepolisian dan perusahaan juga telah berkoordinasi terkait aktivitas tambang yang dilakukan masyarakat di lokasi tersebut.
“Bahkan, mediasi antara perusahaan dan Pemerintah Gampong Crak Mong telah dilakukan sebelum kejadian,” ujarnya.
Dalam mediasi itu disepakati para penambang diberikan waktu selama satu minggu, mulai 16 hingga 22 Juni 2026, untuk menghentikan aktivitas dan membereskan peralatan yang berada di lokasi.
2. Polisi lakukan olah TKP dan penyelidikan

Julian mengatakan personel Polsek Sampoiniet bersama pihak terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan usai menerima informasi adanya longsor.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mengumpulkan dokumentasi, serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti longsor dan mendalami aktivitas pertambangan yang berlangsung di kawasan tersebut.
3. Tiga orang meninggal dunia, empat lainnya terluka

Dalam peristiwa tersebut, tiga warga dilaporkan meninggal dunia. Mereka adalah Fitra Haziz (30), Jaisar Maulana (36), dan Jenian Sanjaya (34). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.
Sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka, yakni Edi (28), Najmi (34), Saiful (25), dan Zamil (23).
Seluruh korban diketahui berprofesi sebagai wiraswasta dan berasal dari Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.

















