Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumut se-Pekan ke Depan

Kota Medan
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumut se-Pekan ke Depan
ilustrasi hujan asam (pexels.com/Chris F)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • BMKG Wilayah I memprediksi cuaca Sumatra Utara sepekan ke depan bervariasi, dari cerah hingga hujan ringan dan lebat, dengan suhu 23–33 derajat Celsius.
  • Konvergensi, belokan angin, kelembapan lapisan atas, dan gelombang atmosfer lokal mendukung awan cumulonimbus yang dapat memicu hujan lebat serta angin kencang.
  • BMKG mengimbau warga waspada banjir, genangan, pohon tumbang, dan longsor, serta memantau peringatan dini resmi, terutama saat beraktivitas luar ruang dan di wilayah rawan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I memprediksi kondisi cuaca di wilayah Sumatra Utara (Sumut) dalam sepekan ke depan bervariasi.

Cuaca sepekan yang bervariasi ini mulai dari cerah, berawan, hingga hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di beberapa kawasan.

1. Suhu udara berkisar antara 23°C hingga 33 derajat Celcius

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Genaro Servín)
ilustrasi hujan asam (pexels.com/Genaro Servín)

Prakirawan BMKG Sumatra Utara, Defri Mandoza, mengatakan suhu udara berkisar antara 23 derajat Celcius hingga 33 derajat Celcius.

Untuk wilayah dataran rendah dan perkotaan seperti Kota Medan dan sekitarnya, suhu maksimum rata-rata berada di kisaran 32 derajat Celcius - 33 derajat Celcius.

2. Dipengaruhi konvergensi dan gelombang atmosfer

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Aleksandar Pasaric)
ilustrasi hujan asam (pexels.com/Aleksandar Pasaric)

Menurut Defri, kondisi dinamika atmosfer di wilayah Sumatra Utara saat ini dipengaruhi oleh adanya daerah konvergensi dan belokan angin di sekitar wilayah Sumatra bagian utara. Kondisi tersebut mendukung proses pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, kelembapan udara lapisan atas yang cukup basah serta dinamika gelombang atmosfer lokal meningkatkan potensi pembentukan awan konvektif jenis cumulonimbus.

"Kondisi ini menjadi pemicu terjadinya hujan lebat dan angin kencang," ujar Defri Mandoza, pada IDN Times, Minggu (2/8/2026).

3. Imbauan waspada cuaca ekstrem

ilustrasi hujan deras (unsplash.com/Christopher)
ilustrasi hujan deras (unsplash.com/Christopher)

BMKG Wilayah I mengimbau masyarakat di Sumatra Utara agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Potensi tersebut berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Kondisi itu berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, pohon tumbang, serta tanah longsor.

"Masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan peringatan dini secara real time melalui kanal resmi @infobmkgsumut," kata Defri.

Masyarakat juga diminta menyiapkan langkah antisipasi, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan, daerah rawan banjir, dan wilayah perbukitan yang rawan longsor.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More