Menurut Baros, korban merupakan pedagang bakso yang setiap hari berjualan di sekitar lokasi tersebut. Saat kejadian, batang pohon menimpa bagian kaki korban sehingga petugas harus melakukan evakuasi dengan hati-hati.
Pedagang Bakso Tertimpa Pohon di Lapangan Merdeka Binjai

- Hujan deras disertai angin kencang di Binjai pada 31 Juli 2026 menumbangkan pohon di Lapangan Merdeka dan menimpa pedagang bakso Wardiono.
- Wardiono mengalami luka berat pada kedua kaki dan lutut. BPBD mengevakuasinya sekitar 20 menit dengan memotong batang pohon setelah upaya warga menggunakan dongkrak terkendala.
- Korban menjalani operasi dan perawatan di RS Adam Malik Medan. Pemkot Binjai membantu kebutuhan keluarga serta memastikan kendaraan Wardiono yang rusak akan diganti.
Binjai, IDN Times – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Binjai, Sumatera Utara, Jumat (31/7/2026) sore, menyisakan musibah bagi seorang pedagang bakso. Wardiono (40) tertimpa pohon tumbang saat sedang berjualan di kawasan Lapangan Merdeka Binjai.
Akibat kejadian tersebut, Wardiono mengalami luka serius pada kedua kakinya. Korban sempat terjebak di bawah batang pohon sebelum berhasil dievakuasi oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai.
Kepala BPBD Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban saat ini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Adam Malik Medan.
"Ketika anggota lagi patroli, masuk laporan ada pohon tumbang di Lapangan Merdeka Binjai. Kebetulan kami patroli dekat sana. Ternyata ada korban yang tertimpa pohon," kata Baros, Sabtu (1/8/2026).
1. Kejadian bermula saat personel BPBD melakukan patroli

Baros menjelaskan, kejadian bermula saat personel BPBD melakukan patroli di sekitar Lapangan Merdeka Binjai. Saat itu, pihaknya menerima laporan adanya pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban sudah tertimpa bagian pohon. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha membantu proses evakuasi, namun kondisi pohon membuat korban sulit dikeluarkan.
"Saya perintahkan anggota untuk menyiapkan ambulans. Di satu sisi banyak masyarakat yang mengerumuni, bahkan mencoba membantu pakai dongkrak, namun dongkrak itu lepas malah menekan korban lagi. Makanya saya minta masyarakat menjauh agar tidak menghalangi evakuasi kami," lanjut Baros.
2. Korban merupakan pedagang bakso yang setiap hari berjualan

Tim BPBD kemudian mencari celah untuk mengeluarkan korban. Karena posisi pohon cukup berat, petugas memutuskan memotong batang pohon menggunakan gergaji agar korban dapat segera dievakuasi.
"Kita bersama tim mencari celah. Karena Bapak ini tertimpa cabang pohonnya. Kami memutuskan untuk cepat menggergaji batang pohon itu. Korban kami suruh untuk tidur, karena pohonnya menimpa kaki si korban," ungkap Baros.
Setelah sekitar 20 menit melakukan evakuasi, petugas akhirnya berhasil mengangkat korban dan langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Baros mengatakan kondisi korban mengalami luka berat, terutama pada bagian kaki. "Itu yang remuk dan parah. Kemudian di sekitar lutut korban juga koyak," rincinya.
3. Korban dirawat di RS Adam Malik

Saat ini, Wardiono masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan. Korban juga telah menjalani operasi akibat luka yang dialaminya. Selain memantau kondisi kesehatan korban, Pemerintah Kota Binjai juga memberikan bantuan kepada keluarga Wardiono yang harus mendampingi proses perawatan di rumah sakit.
"Pak Wali juga menitipkan uang belanja untuk keluarganya. Karena anaknya tiga masih kecil-kecil semua. Sembari istrinya merawat di RS Adam Malik, kita persiapkanlah makanan anaknya. Karena memang sehari-hari mereka kan jual bakso untuk makan, menghidupi keluarganya," kata Baros.
Tidak hanya membantu kebutuhan keluarga, BPBD Kota Binjai juga memastikan kendaraan korban yang rusak akibat tertimpa pohon akan diganti.


















