- Muhammad Lungun, sakit dibagian pinggang/ nyeri
- Siti Maisaroh, sakit dibagian pinggang/ nyeri
- Almahyra Rizkyana Sipahutar, luka dibagian tangan
- Ida Suryani, luka dibagian pinggang/ nyeri
- Fifi Anti Aviana, luka dibagian kaki kiri.
Sopir Kurang Konsentrasi, Bus ALS Terbalik di Riau

- Bus ALS BK 7641 LD terbalik dan terseret ke pinggir Jalan Lingkar, Pangkalan Kerinci Timur, Pelalawan, Riau, saat membawa 34 penumpang.
- Polisi menyebut kecelakaan tunggal dipicu pengemudi Afrizal yang kurang konsentrasi; roda kiri keluar badan jalan saat melintasi tikungan kanan yang cukup tajam.
- Tidak ada korban meninggal. Lima penumpang mengalami luka ringan dan telah diobati, sementara kerugian material bus ALS diperkirakan mencapai Rp60 juta.
Pelalawan, IDN Times - Bus ALS dengan plat nomor BK 7641 LD alami kecelakaan lalu lintas di Provinsi Riau, tepat di Jalan Lingkar, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Adapun penyebabnya, dikarenakan sang sopir Afrizal kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan kondisi jalan.
Atas hal tersebut, bus yang membawa penumpang sebanyak 34 orang itu, terbalik dan terseret ke pinggir jalan.
"Ini Laka (kecelakaan) tunggal, murni karena human error (sopir bus)," ucap Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi, Minggu (2/8/2026).
Lebih lanjut dikatakan AKP Tatit, dalam kejadian tersebut, tidak ada korban yang meninggal dunia.
1. 5 penumpang luka ringan

AKP Tatit menerangkan, dalam kecelakaan tunggal itu, ada 5 orang yang mengalami luka. Dimana, luka-luka tersebut masuk dalam kategori ringan.
"Para korban alami luka ringan dan sudah diobati," terangnya.
Berikut ini nama-nama korban yang mengalami luka ringan
2. Begini kronologinya

Berdasarkan data yang diterima IDN Times, kecelakaan tersebut bermula saat bus ALS tersebut bergerak dari arah Kecamatan Pangkalan Kerinci menuju ke arah Kecamatan Pangkalan Kuras, melintasi Jalan Lingkar, dengan kecepatan sedang.
Setibanya di tempat kejadian, sopir bus ALS tersebut tidak konsentrasi dan tidak memperhatikan kondisi jalan.
"Jadi pas melewati jalan tikungan itu, roda sebelah kiri keluar dari badan jalan dan bus langsung terbalik ke kiri dengan posisi roda di atas," cerita AKP Tatit.
3. Jalan tikungan di tempat kejadian cukup tajam

AKP Tatit menyebut, lokasi terjadinya kecelakaan tunggal bus ALS itu, merupakan jalan yang dikerjakan dengan beton atau cor. Selain itu, jalan tikungan ke kanannya juga cukup tajam.
"Memang jalannya datar, tapi tikungan ke kanannya memang cukup tajam. Jadi sopir harus hati-hati," sebutnya.
Pada saat kejadian, lalu lintas saat itu sedang sepi. Meskipun begitu, akibat kecelakaan tersebut, sementara ini, kerugian material yang dialami ALS sebesar Rp60 juta.




















