Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tagihan SPPT PBB Warga Melonjak, Bapenda Medan Akui Salah Data

Kota Medan
Tagihan SPPT PBB Warga Melonjak, Bapenda Medan Akui Salah Data
Bapenda Medan meminta maaf ke warga (Screenshot video @tkpmedan)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Bapenda Kota Medan mengakui kesalahan pendataan PBB Martha Tobing, yang mencatat luas properti 450 meter persegi meski kondisi sebenarnya sekitar 150 meter persegi.
  • Setelah keluhan yang disampaikan sejak 2022, Bapenda mendatangi rumah Martha pada 31 Juli 2026, meminta maaf, dan memperbaiki SPPT sesuai ukuran sebenarnya.
  • Martha mengapresiasi tindak lanjut Bapenda; perbaikan data diharapkan menjadi evaluasi agar pelayanan PBB lebih akurat dan kesalahan pendataan tidak terulang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan mengakui adanya kekeliruan pendataan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas nama warga, Martha Tobing. Bapenda juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada yang bersangkutan.

Sebelumnya, Martha mengadukan dugaan ketidaksesuaian data PBB yang tercantum dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Ia mengaku luas tanah atau rumah miliknya sekitar 150 meter persegi. Namun, dalam data SPPT PBB tercatat seluas 450 meter persegi. Perbedaan tersebut menyebabkan besaran PBB yang harus dibayarkan menjadi lebih tinggi.

Menurut pengakuannya, persoalan tersebut telah berulang kali disampaikan kepada Bapenda Kota Medan sejak 2022.

1. Datangi rumah warga dan perbaiki data

IMG_20260801_154422.jpg
Bapenda Medan meminta maaf ke warga (Screenshot video @tkpmedan)

Pada Jumat (31/7/2026), jajaran Bapenda Kota Medan mendatangi rumah Martha untuk menyampaikan permohonan maaf dan memperbaiki data.

"Kami dan pihak Bapenda khususnya bagian Pelayanan PBB BPHTB Bidang III Bapenda Kota Medan datang ke tempat Ibu Martha dengan itikad baik memohon maaf apabila ada pelayanan kami yang kurang memuaskan atau kurang berkenan di hati ibu, khususnya pada waktu beliau datang ke kantor pelayanan Bapenda Kota Medan di bidang PBB BPHTB. Saya berharap Ibu Martha mau menerima permohonan maaf kami ini dengan baik, agar masalah ini tidak lagi berkepanjangan," ujar perwakilan Bapenda.

Bapenda menyatakan telah memperbaiki data luas bangunan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

2. Warga apresiasi respons cepat Bapenda

IMG_20260801_154422.jpg
Bapenda Medan meminta maaf ke warga (Screenshot video @tkpmedan)

Martha menyampaikan apresiasi atas respons cepat Bapenda dalam menindaklanjuti pengaduannya.

"Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada pihak Bapenda yang sudah menindaklanjuti keluhan saya atas kesalahan pencatatan pembacaan luas bangunan rumah saya. Saya menghargai niat baik Bapenda sudah datang ke rumah saya, dan sudah memperbaiki PBB rumah saya yang tadinya 150 kembali menjadi 150, tidak 450. Saya mengucapkan terima kasih, dan SPPT itu sekarang sudah diganti dengan ukuran yang sebenarnya," kata Martha.

3. Diharapkan ke depan pelayanan Bapenda semakin baik

IMG_20260801_154422.jpg
Bapenda Medan meminta maaf ke warga (Screenshot video @tkpmedan)

Dia berharap ke depan pelayanan Bapenda semakin baik, akurat, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengelolaan data serta pelayanan PBB.

Perbaikan data ini diharapkan menjadi evaluasi bagi Bapenda Kota Medan agar tidak terulang kembali kesalahan serupa dalam pendataan objek pajak.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More