Sambut Perayaan Tahun Baru Imlek, Toko Kue Phin Phin Mulai Produksi

Medan, IDN Times - Kue keranjang atau kue bakul sering diartikan sebagai pembawa keberuntungan dan nasib baik. Kue bakul merupakan salah satu khas dari perayaan tahun baru Imlek bagi etnis Tionghoa, yang diperuntukkan untuk sembahyang leluhur dan dibagikan untuk tamu.
Sehingga, Kue Bakul ini setiap tahunnya menjadi laris manis atau incaran saat momentum Tahun Baru Imlek.
Di Kota Medan, salah satu yang memproduksi Kue Bakul paling laris ada di Toko Kue Phin Phin yang kini sudah diproduksi selama 30 tahun dan telah menjadi generasi ketiga . Lokasinya berada di Jalan Dewa Ruci Medan.
1. Penjualan kue Bakul di Toko Phin Phin biasanya akan ramai sekitar 6 hari sebelum Imlek

Jhony Halim pemilik toko kue Phin Phin mengatakan Kue bakul tahun ini penjualan baru dimulai sejak tanggal 3 Februari 2026 kemarin, dan baru melakukan produksi.
"Biasa kita toko memang 2 Minggu sebelum Imlek baru produksi," jelasnya.
Penjualan kue Bakul di Toko Phin Phin biasanya akan ramai sekitar 6 hari sebelum Imlek, namun tokonya tetap menyediakan hingga hari H. Untuk Resep pembuatan kue Bakul diperoleh dari turun temurun yang tetap mempertahankan kualitas bahan yang original.
2. Dalam satu kuali untuk sekali produksi kue bakul mencapai 70 kg

Dalam setiap harinya mampu memproduksi kue bakul sebanyak 35 Kg tepung yang bisa menghasilkan 200 kue bakul. Untuk harga Kue Bakul Toko Phin Phin mulai dari harga Rp20 ribu hingga Rp100 ribu tergantung ukuran.
Selain itu juga, jika dihitung total keseluruhan produksi mencapai sekitar 900-an kg dari tanggal 3 sampai ke tanggal sebelum malam Imlek. Dalam satu kuali untuk sekali produksi kue bakul mencapai 70 kg. Kemudian, untuk variasi ukuran dari yang kecil hingga ukuran XL.
"Range harganya dari yang kecil Rp20 ribu sampai yang paling besar Rp100 ribu. Yang paling banyak diburu random karena biasa pakai malam Imlek itu sembahyang. Mereka tergantung, kayak keluarga besar biasa mau kue bakul yang besar gak mau yang kecil. Lebih tergantung customernya," tuturnya.
3. Kue bakul yang diproduksi setiap hari selama 12 jam dilakukan agar kue Bakul untuk dipajang di Toko selalu fresh

Dia juga menjelaskan, kue keranjang yang diproduksi setiap hari selama 12 jam. Hal ini dilakukan agar kue Bakul untuk dipajang di Toko selalu fresh.
"Setiap harinya dimasak jadi kue bakul yang dijual dalam keadaan fresh, setelah dimasak kita tata ditoko," jelasnya.
Saat proses pengolahan tepung yang digunakan, diolah secara mandiri dengan campuran gula kualitas premium.
"Kualitas yang dijaga mulai dari gulanya dan tepung pulut diolah sendiri dan dicampur dengan gula menggunakan proses pemasakan tradisional," terangnya.
Sementara, untuk pendistribusian kue Bakul Toko Phin phin sampai ke luar kota seperti Jakarta, Surabaya, Bali dan Aceh melalui pemesanan online.
"Kalau untuk penjualan langsung, hanya ada di store kita, tetapi toko kita juga memasarkannya hingga ke luar daerah, seperti Jakarta, Surabaya , Bali hingga Aceh" pungkasnya.


















