Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penggelapan Sepeda Motor Modus Interview Kerja, Pelaku Diciduk Polisi

IMG_20251020_100102.jpg
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Intinya sih...
  • Pelaku menipu korban dengan modus interview palsu
  • Pelaku merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan
  • Polisi berhasil menangkap pelaku dengan berpura-pura mencari kerja
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Warga Medan Petisah bernama Arifan Setia Zamasi (25 tahun), membutuhkan pekerjaan untuk menutupi biaya hidup sehari-hari. Namun yang tak pernah Arifan sangka, ia alih-alih menjadi korban penggelapan sepeda motor. Pelakunya adalah seorang pria yang menjanjikan pekerjaan kepadanya lewat modus interview fiktif.

Kini sang pelaku yang menipunya itu telah ditangkap oleh polisi. Saat didalami, ternyata ia merupakan seorang residivis dan sudah bolak-balik masuk penjara.

1. Pelaku menipu korban dengan menawarkan interview kerja

IMG_20251016_101729.jpg
Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Butar-butar (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus Butar-butar membenarkan peristiwa penggelapan sepeda motor itu. Pihaknya juga telah menangkap pelaku yang ternyata bernama Zul Armain Siringo-ringo (38 tahun).

"Tim baru saja melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki pelaku kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan sepeda motor dengan modus menawarkan pekerjaan," kata Agus, Rabu (4/2/2026).

Kejadian bermula pada tanggal 7 Januari 2026 sore. Korban bertemu dengan pelaku di Jalan Wahidin karena hendak melakukan interview kerja secara langsung.

"Setelah itu korban dan pelaku langsung menuju ke tempat yang akan dituju untuk interview. Pelaku melihat korban membawa motor, dan meminta agar dia yang mengendarai motor sementara korban di boncengan," lanjutnya.

2. Pelaku ternyata merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan

IMG_20251020_100102.jpg
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Pada akhirnya mereka sampai di Jalan Wahidin Kelurahan Pandau Hulu, Kota Medan. Di sana, tersangka Zul mulai menipu korbannya.

"Sesampainya di TKP, korban disuruh turun oleh pelaku dari sepeda motor sambil mengatakan, 'ya sudah panggil saja Bapak itu!' dan seketika, pelaku langsung membawa motor korban dan meninggalkannya di TKP," sebut Agus.

Niat mencari kerja pupus sudah. Arifan yang dirampok hanya bisa pasrah sembari melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian. Ia kaget, ternyata ada 4 laporan polisi yang sama yang dialamatkan kepada pelaku.

"Pelaku juga merupakan seorang residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas) sebagaimana dimaksud Pasal 365," beber Kapolsek Medan Timur.

3. Polisi menangkap pelaku dengan berpura-pura sebagai orang yang hendak mencari kerja

IMG_20251016_101729.jpg
Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Butar-butar (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Sebelumnya, Agus tak urung menceritakan bagaimana mereka menangkap pelaku. Unit Reskrim Polsek Medan Timur memancing pelaku dengan berpura-pura melamar pekerjaan.

"Tim melakukan under cover sebagai pelamar kerja dan langsung bergerak ke lokasi di Jalan Sentosa Lama, yang ditentukan oleh pelaku. Setelah bertemu dengan pelaku, selanjutnya tum memboyongnya ke Polsek Medan Timur," jelas Agus.

Kini pelaku sudah berada di Polsek Medan Timur untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Agus mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dengan modus yang serupa.

"Uang hasil penjualan sepeda motor digunakan pelaku untuk keperluan sehari-hari, termasuk juga membeli sabu dan bermain slot," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Awalnya Tak Sengaja, Citra Triana Memberi Makna hingga ke Timur Indonesia

06 Feb 2026, 19:00 WIBNews