Pedagang Pasar Sambas Lantai 2 Keberatan Adanya Eksekusi Mendadak

- Leli sudah 40 tahun menjadi pedagang di Pasar Sambas Medan
- Hari ini sebagian barang sudah dibawa pulang
- Pedagang berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan pedagang kecil ini
Medan, IDN Times-Rencana eksekusi pengosongan lantai 2 Pasar Sambas oleh juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan bersama aparat Polrestabes Medan pada Rabu dini hari (4/2/2026) menuai keberatan dari sejumlah pedagang setempat.
Salah satunya disampaikan oleh Leli, seorang pedagang Pasar Sambas di Jalan Sambas, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Medan Kota, yang mengaku terkejut dengan informasi tersebut.
“Saya lihat di HP tiba-tiba ada yang datang ke sini dan meminta tempat ini dikosongkan. Sempat kaget juga,” ungkapnya kepada IDN Times, Rabu (4/2/2026).
1. Leli sudah 40 tahun menjadi pedagang di Pasar Sambas Medan

Berdasarkan pantauan IDN Times, Rabu (4/2/2026), aktivitas perdagangan di lantai 2 masih berlangsung meskipun sebagian kios sudah tutup. Sementara itu, di lantai 1 pasar masih terlihat ramai dengan aktivitas jual beli di setiap kios.
Menurut Leli, pihak pedagang baru menerima pemberitahuan pada 31 Januari 2026, kemudian diminta mengosongkan tempat pada 4 Februari 2026. Waktu yang dinilai terlalu singkat inilah yang menjadi dasar keberatan para pedagang terhadap rencana eksekusi tersebut.
Dia mengakui sudah 40 tahun berdagang di Pasar Sambas Kota Medan, hingga mendapatkan langganan yang banyak.
"Saya di sini sudah 40an tahun. Jadi langganan kita sudah banyak. Sudah enak disini sebenarnya," jelasnya.
2. Hari ini sebagian barang sudah dibawa pulang

Selama 40 tahun, Leli menjadi pedagang yang menjual cetakan kue ataupun alat-alat kue. Bahkan, dikatakannya sebagian barang sudah dibawa pulang. "Sebagian juga sebenarnya sudah dibawa barang pulang karena dibilang tanggal 4 Februari ini tiba-tiba dibilang kosongkan. Tapi ditunda," ujarnya.
Dia mengaku, sempat kaget dan tidak percaya akan ada eksekusi Pasar Sambas Kota Medan d ilantai 2.
"Sempat kaget dan jangan ditanya lagi. Saya di sini sudah 40an tahun. Jadi langganan kita sudah banyak. Sudah enak disini sebenarnya," sambung Leli.
3. Pedagang berharap pemerintah bisa lebih bijak

Dia juga mengungkapkan mau atau tidak mau para pedagang dipaksa untuk tetap pindah. "Kalau lubuk hati saya ya gak mau. Namanya di sini udah enak dan seperti saudara. Kalau ke tempat lain udah lain cerita. Di sini aman sekali dan saling menjaga.
Dia berharap pemerintah bisa memperhatikan pedagang Pasar Sambas Kota Medan yang ingin dieksekusi ini. "Harapan saya kepada pemerintah, dengan digusur gini juga perhatikan pedagang-pedagang kecil ini," tutupnya.



















