Rumah Wakil Bupati Deli Serdang Diduga Ditembak, Kaca Kamar Bolong

Medan, IDN Times - Rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom-lom Suwondo, diduga menjadi sasaran penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu (14/6/2026) dini hari. Insiden ini menyebabkan kaca kamar tidur mengalami kerusakan dengan pola yang menyerupai bekas proyektil.
Peristiwa itu baru disadari Lom-lom keesokan harinya, saat ia kembali dari menghadiri pesta rakyat di Kecamatan STM Hulu. Ia kemudian menemukan kejanggalan pada kaca kamar yang terlihat retak dengan bentuk tertentu.
1. Kaca kamar rusak, diduga bekas tembakan

Lom-lom menjelaskan, awalnya ia tidak menyadari adanya insiden tersebut. Namun saat pagi hari, ia melihat kerusakan pada kaca kamar yang dinilainya tidak biasa dan mengarah pada dugaan tembakan dari luar.
"Besok pagi saya lihat, loh ternyata dari sisi luar itu (bentuk kerusakannya) bulat agak retak dan masuk dalam, sehingga saya berpikir berasumsi-sehingga saya putuskan, saya buat laporan ke polisi. Karena ini terkait tentang intimidasi dan kekerasan fisik yang mungkin mengarah ke saya," ujar Lom-lom kepada awak media, Selasa (16/6/2026).
Ia menilai kerusakan tersebut bukan akibat benda biasa, melainkan memiliki karakteristik seperti dampak peluru yang menembus dari arah luar menuju ke dalam ruangan.
2. Diduga kuat bukan peluru nyasar

Lom-lom juga menyampaikan bahwa kecil kemungkinan insiden tersebut terjadi secara tidak sengaja. Ia menegaskan kondisi rumah dinas yang memiliki pagar tinggi membuat asumsi peluru nyasar sulit diterima.
"Itu pagar rumah dinas saya pagarnya tingginya 2,5 meter, jadi itu tidak asumsi, tadi malam itu (kita berfikir) tidak mungkin itu peluru nyasar. Nah itu memang sasaran itu memang ditembakkan dari jarak kurang lebih 20 meter," ujarnya.
3. Polisi turun tangan, kasus masih diselidiki

Atas kejadian ini, Lom-lom telah melaporkan dugaan penembakan tersebut kepada pihak kepolisian. Ia menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.
"Polisi sudah olah TKP dan akan menuju kepada olah kimia, semoga polisi segera mengungkapnya,'' katanya.

















