Medan, IDN Times - Nama Universitas HKBP Nommensen (UHN) lambat laun semakin harum. Kampus swasta Kristen bermotto "Pro Deo et Patria - Untuk Tuhan dan Ibu Pertiwi" itu kini menempati peringkat 4 kampus terbaik di Sumatera Utara tahun 2026 versi Edurank.
Ephorus HKBP: Kampus UHN Inklusif untuk Semua Mahasiswa Lintas Agama

- Universitas HKBP Nommensen (UHN) menempati peringkat 4 kampus terbaik di Sumatera Utara versi Edurank 2026 dan terus menunjukkan peningkatan akreditasi serta tata kelola akademik yang positif.
- Rapat kerja UHN melibatkan civitas akademika secara terbuka untuk memperkuat transparansi, dengan pengurus yayasan yang banyak berasal dari alumni dan berkomitmen memajukan universitas.
- Ephorus HKBP menegaskan UHN tetap menjaga kualitas pendidikan sekaligus bersifat inklusif, membuka kesempatan bagi mahasiswa lintas agama untuk belajar di kampus Medan maupun Siantar.
UHN menjadi kampus swasta terbaik kedua Sumut di bawah Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara. Bahkan, UHN menempati peringkat ke-73 kampus terbaik se-Indonesia.
1. Rapat kerja Universitas HKBP Nommensen soroti fasilitas kampus

Baru-baru ini, UHN secara terbuka mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh civitas akademika. Bukan hanya Ketua Yayasan, jajaran rektor, dan dosen saja, namun mahasiswa turut dilibatkan. Hal ini guna mendukung transparansi di lingkungan kampus untuk mewujudkan kebijakan yang berkeadilan.
Jumat (15/5/2026) UHN telah merampungkan rapat kerja bersama pihak terkait. Bahkan Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Victor Tinambunan, turut ada di sana.
"Sebetulnya, kampus ini masih tetap pada relnya seperti yang diharapkan oleh HKBP di awalnya. Dan kabar baiknya ada perkembangan-perkembangan positif seperti peningkatan akreditasi, dan itu yang kami syukuri," kata Victor Tinambunan kepada IDN Times.
UHN Medan maupun yang berada di Siantar saat ini disebutnya terus menunjukkan perkembangan positif. Baik dari sisi akademik maupun tata kelola kampus.
2. Pengurus Yayasan banyak ditempati oleh alumni

Rapat kerja UHN ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon hingga Rektor Dr. Richard A. M. Napitupulu. Di sana mereka membahas strategi agar UHN tetap eksis sebagai kampus swasta terbaik.
“HKBP sebagai pemilik yayasan dengan kesungguhannya bisa kita lihat. Kita mengangkat pengurus yang betul-betul memberikan perhatian serius,” tutur Victor.
Ephorus HKBP ini turut menilai bahwa jajaran pengurus yayasan sekarang memiliki komitmen kuat dalam memajukan kampus. Selain itu, pengurus yang didominasi merupakan alumni kampus semakin menunjukkan adanya kedekatan emosional dan kepedulian terhadap iklim universitas.
“Kalau kita perhatikan anggota-anggota pengurus, banyak dari mereka alumni sehingga kita harapkan dengan kepengurusan ini yang sudah satu tahun bekerja, kita bisa melihat kesungguhan dan keseriusan seluruh pengurus, pengawas, dan pihak kampus,” jelasnya.
3. UHN inklusif untuk semua mahasiswa lintas agama

Sampai saat ini, disebut Ephorus HKBP, bahwa UHN terus menjaga kualitas pendidikan. Ia juga mengimbau warga jemaat HKBP agar tidak ragu mengirimkan anak-anaknya berkuliah di UHN.
“Harapan kepada UHN tentu tetap menjaga kualitas, dan kepada warga jemaat HKBP kami mengimbau supaya mengirim anak-anaknya untuk kuliah di UHN,” beber Victor.
Meskipun begitu, UHN tetap menjunjung tinggi atmosfer yang inklusif. Bukan hanya untuk Kristen, namun semua mahasiswa lintas agama boleh berkuliah di sini.
"Bukan hanya warga HKBP, UHN itu baik kampus yang di Medan maupun Siantar, itu inklusif. Jadi, bukan hanya menerima mahasiswa dari Kristen. Beberapa kali saya ikuti wisuda, ada di Siantar, Medan, ada dari saudara-saudara kita Muslim. Jadi, meskipun kampus Kristen, tapi kita menerima semua dengan latar belakang. Jadi, kami sangat berharap karena kampus ini semakin menunjukkan kemajuan positif. Jangan ragu untuk mengutus anak-anak kita kuliah di UHN," pungkasnya.


















