Ada TNI, 620 Petugas Kawal Demo Mahasiswa di DPRD Sumut

- Sebanyak 620 personel gabungan dari polisi, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan TNI disiagakan untuk mengamankan aksi mahasiswa di DPRD Sumut.
- Pelibatan TNI dalam pengamanan menuai protes dari kelompok masyarakat sipil, namun pihak kepolisian menyebutnya sebagai bentuk sinergisitas antarinstansi.
- Aksi mahasiswa ini digelar untuk menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto yang dianggap belum berpihak pada masyarakat di bidang ekonomi dan pendidikan.
Medan, IDN Times - Kelompok mahasiswa dari sejumlah elemen dijadwalkan akan menggelar unjuk rasa di DPRD Sumatra Utara, Senin (15/6/2026). Pantauan di DPRD Sumut hingga pukul 13.00 WIB, massa belum juga datang. Berbeda dengan sejumlah daerah yang sudah memulai unjuk rasa sejak pagi tadi.
Sampai saat ini, petugas keamanan sudah bersiaga di DPRD Sumut. Mulai dari petugas kepolisian hingga TNI.
Kepala Bagian Operasi Polrestabes Medan AKBP Dhana Nur Kurniawan mengatakan, pihaknya menerjunkan total 620 personel gabungan. Mulai dari polisi, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan TNI.
Pelibatan TNI belakangan menuai protes di kalangan kelompok masyarakat sipil. Kata Dhana, pelibatan TNI adalah bentuk sinergisitas antar instansi.
“Ini kan kita sama - sama membangun, makanya TNI-Polri harus ini. Karena kita harus sinergitas,” ujar Dhana.
Dalam melakukan pengamanan, petugas juga akan mengalihkan lalu lintas di sekitar DPRD Sumut.
Sebagai informasi, unjuk rasa yang digelar menyusul berbagai kritik atas kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto. Mulai dari ekonomi hingga pendidikan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.















