1.380 Kursi Gratis Mudik Lebaran Jalur Kereta Api, Berikut Wilayahnya

- PT KAI Divre I Sumatera Utara menyediakan 1.380 kursi gratis untuk program Mudik Lebaran 1447 H hasil kolaborasi dengan Pemprov Sumut, melayani rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Tanjungbalai.
- Kuota dibagi seimbang antara arus mudik dan balik, dengan jadwal keberangkatan pada pertengahan hingga akhir Maret 2026 menggunakan KA Sribilah Utama Fakultatif dan KA Putri Deli.
- Pendaftaran dilakukan langsung di Kantor Dinas Perhubungan Sumut, warga diminta memastikan data sesuai identitas serta menghindari percaloan demi kelancaran dan keamanan perjalanan.
Medan, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh terhadap program Mudik Gratis yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah.
Sebagai bentuk nyata kontribusi tersebut, KAI mengalokasikan sebanyak 1.380 tempat duduk untuk melayani masyarakat pada rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Tanjungbalai secara pulang pergi (PP).
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memfasilitasi warga yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman tanpa kendala biaya transportasi.
"Dukungan ini merupakan wujud sinergi antara KAI Divre I dan Pemprov Sumut dalam menyediakan layanan angkutan cuma cuma yang aman bagi masyarakat,” ujarnya.
1. Kuota terbagi secara merata yakni 690 kursi untuk arus mudik dan jumlah yang sama untuk arus balik

Dari total kapasitas yang tersedia, kuota terbagi secara merata yakni 690 kursi untuk arus mudik dan jumlah yang sama untuk arus balik. Skema ini dirancang agar distribusi penumpang tetap tertib dan mengakomodasi kebutuhan mobilisasi warga selama periode libur panjang tersebut.
Untuk koridor menuju Rantauprapat, tersedia kuota sebanyak 440 penumpang yang akan diangkut melalui dua jadwal keberangkatan yakni pada 16 dan 19 Maret 2026. Perjalanan ini menggunakan KA Sribilah Utama Fakultatif yang dijadwalkan bertolak dari Stasiun Medan pukul 10.10 WIB.
Sementara itu, proses kepulangan atau arus balik dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 28 Maret 2026 dengan daya tampung serupa. Penumpang akan diberangkatkan menggunakan rangkaian kereta yang sama dari Stasiun Rantauprapat pada pukul 17.05 WIB.
“Masyarakat wilayah Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan sekitarnya yang saat ini bekerja di Medan dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk pulang ke tanah kelahiran,” tambah Anwar.
2. Berikut destinasi wilayah dan kuota kursi

Adapun untuk destinasi Tanjungbalai, tersedia total jatah 500 kursi yang terbagi atas 250 penumpang arus mudik dan 250 penumpang arus balik. Layanan ini akan dioperasikan menggunakan KA Putri Deli yang berangkat dari Medan pada 16 Maret 2026 pukul 07.15 WIB.
Untuk perjalanan kembali ke Kota Medan, masyarakat dapat menggunakan kereta api dari Stasiun Tanjungbalai pada 27 Maret 2026. Rangkaian tersebut dijadwalkan melakukan perjalanan menuju ibu kota provinsi mulai pukul 08.15 WIB.
Masyarakat yang berminat mengikuti program ini dapat melakukan pendaftaran secara langsung atau luring melalui posko di Kantor Dinas Perhubungan Sumatera Utara. Lokasi pendaftaran beralamat di Jl. Imam Bonjol No. 61, Suka Damai, Kec. Medan Polonia, Kota Medan.
KAI Divre I Sumatera Utara mengingatkan pentingnya kesesuaian data diri dengan tiket yang dicetak demi kelancaran proses verifikasi di stasiun. “Kami mengimbau penumpang memastikan nama yang terdaftar sesuai dengan identitas asli, karena pelanggan tidak dapat diberangkatkan jika data tidak sinkron,” tegas Anwar.
3. Warga diminta untuk menghindari praktik percaloan yang merugikan

Selain itu, warga diingatkan untuk mengurus pendaftaran secara mandiri dan menghindari praktik percaloan yang merugikan. Langkah ini krusial untuk mencegah biaya tambahan yang tidak perlu serta meminimalkan risiko gagal berangkat akibat tiket ilegal.
“Kolaborasi antara KAI Divre I dan Pemprov Sumatera Utara senantiasa mengedepankan pelayanan prima bagi masyarakat luas melalui moda transportasi kereta api. Kereta api hadir sebagai solusi menghindari kemacetan di jalan raya saat puncak arus mudik Lebaran. KAI memastikan pemudik mendapatkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, serta menyenangkan,” pungkas Anwar.


















