Ribuan Proyek Mulai Bergerak, Sumut Catat Kontrak Rp1,5 T

- Pemprov Sumut mempercepat 4.432 kegiatan pembangunan senilai Rp3,4 triliun, dengan Rp1,5 triliun sudah berkontrak untuk mendorong realisasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
- Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) senilai Rp1,1 triliun mencakup inisiatif seperti sekolah gratis, berobat gratis, stabilisasi harga pangan, digitalisasi layanan publik, dan perlindungan hukum masyarakat.
- Sebanyak 322 Proyek Strategis Daerah bernilai Rp856 miliar serta dua Proyek Strategis Nasional terus dikawal agar manfaat pembangunan cepat dirasakan masyarakat Sumatera Utara.
Medan, IDN Times – Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mempercepat pelaksanaan ribuan program pembangunan yang telah disiapkan sepanjang 2026. Dari total 4.432 kegiatan dengan pagu anggaran mencapai Rp3,4 triliun, sekitar Rp1,5 triliun telah memasuki tahap kontrak sebagai bagian dari upaya mempercepat realisasi pembangunan di berbagai sektor.
Percepatan tersebut tidak hanya meningkatkan serapan anggaran, tetapi juga diklaim mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mempercepat manfaat pembangunan bagi masyarakat.
1. Rp1,5 triliun anggaran pembangunan sudah masuk tahap kontrak

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut Faisal Arif Nasution mengatakan ribuan kegiatan pembangunan yang tersebar di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) saat ini terus bergerak menuju tahap pelaksanaan.
Dari total 4.432 kegiatan yang telah diprogramkan, sebanyak 723 kegiatan merupakan proyek infrastruktur, sementara 3.709 kegiatan lainnya berada pada sektor noninfrastruktur.
“Dari total pagu tersebut, sebanyak Rp1,5 triliun sudah berkontrak,” kata Faisal pada temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, percepatan kontrak menjadi langkah penting agar pelaksanaan program dapat segera berjalan dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
2. Program sekolah gratis hingga berobat gratis masuk prioritas

Selain kegiatan reguler, Pemprov Sumut juga mengakselerasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi salah satu prioritas pembangunan pada masa kepemimpinan Gubernur Sumut Bobby Nasution.
Program tersebut mencakup 141 kegiatan dengan total anggaran Rp1,1 triliun dan dijalankan secara kolaboratif oleh sembilan OPD utama bersama perangkat daerah pendamping.
Beberapa program yang masuk dalam kategori PHTC antara lain Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), Program Berobat Gratis, Jaminan Kestabilan Harga Komoditas Pangan (JASKOP), Digitalisasi Pelayanan Publik Cepat, Responsif, Handal dan Solutif (CERDAS), Infrastruktur Strategis Terintegrasi (INSTANSI), serta Perlindungan Rakyat Melalui Restorative Justice.
3. Ratusan proyek strategis daerah dan nasional ikut dikawal

Selain PHTC, Pemprov Sumut juga fokus mengawal pelaksanaan Proyek Strategis Daerah (PSD). Terdapat 322 kegiatan yang masuk dalam kategori tersebut dengan total pagu anggaran mencapai Rp856 miliar.
Di sisi lain, pemerintah provinsi juga terus memantau dua proyek yang masuk kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan alokasi anggaran sebesar Rp986 juta.
Faisal menegaskan seluruh program pembangunan yang dijalankan dirancang untuk menjangkau berbagai sektor pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.
“Pemprov Sumut berkomitmen untuk terus berupaya merealisasikan program pembangunan sehingga bisa cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap percepatan pelaksanaan proyek pembangunan di berbagai bidang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumatera Utara.
“Diharapkan pembangunan-pembangunan ini dapat dirasakan nyata oleh masyarakat Sumut, karena program-program ini mencakup seluruh bidang dan sektor,” kata Faisal.
















