Medan, IDN Times - Kelompok mahasiswa dijadwalkan menggelar unjuk rasa di Kota Medan, Senin (15/6/2026). Salah satu elemen yang berunjuk rasa adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara (USU).
Mereka akan menggelar unjuk rasa di DPRD Sumut. Hingga pukul 14.13 WIB massa belum juga datang. Berbeda unjuk rasa di beberapa kota lain yang sudah dimulai sejak pagi tadi.
Dalam unjuk rasa yang dilaksanakan, BEM USU mengusung 9 tuntutan. Semua tuntutan itu ditujukan kepada Pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.
Berikut 9 tuntutan yang yang dilayangkan BEM USU kepada pemerintah:
1. Menuntut pemerintah agar menjaga harga BBM tetap stabil dan mengawasi distribusi BBM subsidi sehingga hanya diterima kelompok yang berhak.
2. Menuntut efesiensi serta transparansi dalam pengelokasian APBN dan APBD dengan memprioritaskan anggaran pada program prioritas.
3. Menolak dengan tegas segala bentuk dwifungsi Polri serta menuntut peningkatan transparansi dan akuntabilitas di dalam tubuh institusi kepolisian.
4. Memberhentikan program makanan bergizi gratis (MBG) dan menciptakan program pemenuhan gizi masyarakat yang lebih efektif, efesien dan tepat sasaran.
5. Menuntut dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengembalikan pendidikan sebagai program prioritas utama nasional demi masa depan bangsa.
6. Menuntut dan mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) Masyarakat Adat.
7. Menuntut pertanggungjawaban pemerintah terkait penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Serta mendesak tindakan tegas dalam memberantas praktek pertambangan ilegal.
8. Mendesak pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan publik sektor kelistrikan dan air bersih.
9. Menuntut dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menepati janji untuk membuka 19 juta lapangan kerja.
