Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Cara Memilih Mantel Hujan yang Tepat untuk Berkendara Motor
Ilustrasi Mantel Hujan (Dok. Indako)
  • Wan Muhammad Fahreza dari PT Indako Trading Coy menekankan pentingnya memilih mantel hujan yang aman agar pengendara motor tetap fokus dan seimbang saat menghadapi cuaca tak menentu.
  • Model setelan jaket dan celana lebih disarankan dibanding ponco karena lebih stabil, nyaman, serta tidak mudah tersangkut atau mengganggu kendali motor di jalan.
  • Material waterproof, warna terang dengan reflektor, bobot ringan, ukuran pas, dan detail pelindung seperti resleting tertutup menjadi faktor utama menjaga kenyamanan serta keselamatan berkendara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Perubahan cuaca yang cepat di musim pancaroba kerap menghadirkan hujan tanpa tanda, sehingga pengendara sepeda motor perlu lebih sigap dalam mempersiapkan diri. Dalam kondisi seperti ini, penggunaan mantel hujan menjadi perlengkapan penting untuk tetap #cari_aman selama perjalanan.

Menanggapi hal tersebut, Wan Muhammad Fahreza, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara, dengan semangat Satu Hati mengingatkan pentingnya memilih perlengkapan berkendara yang tepat, termasuk mantel hujan. Ia menegaskan bahwa penggunaan mantel hujan yang sesuai dapat membantu menjaga kendali dan konsentrasi pengendara di jalan.

“Seringkali pengendara hanya fokus agar tidak basah, padahal faktor keamanan justru harus menjadi prioritas utama #cari_aman. Mantel yang kurang tepat bisa memengaruhi keseimbangan hingga visibilitas saat berkendara,” ujarnya.

Berikut 7 Cara Memilih Mantel Hujan yang Tepat untuk Berkendara Motor. Yuk Simak:

1. Hondari mantel model ponco yang longgar

Balap Motor Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 Regional Sumatera Utara di Sirkuit Pancing, Medan (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Pertama, pengendara sebaiknya menghindari mantel model ponco yang longgar. Meski praktis, model ini mudah berkibar tertiup angin dan berpotensi mengganggu kestabilan kendaraan. Dalam beberapa kondisi, bagian mantel bahkan bisa tersangkut pada komponen motor. Untuk itu, model setelan berupa jaket dan celana dinilai lebih aman karena mengikuti bentuk tubuh dan tidak mudah bergerak liar saat digunakan.

Kedua, kenyamanan dalam bergerak menjadi hal yang tidak kalah penting. Mantel yang baik memungkinkan pengendara tetap leluasa mengendalikan setang, mengatur posisi kaki, hingga menjaga pandangan tetap fokus ke depan. Mantel yang terlalu sempit atau sebaliknya terlalu longgar justru bisa mengganggu konsentrasi selama perjalanan.

Ketiga, dari sisi material, mantel hujan yang direkomendasikan adalah yang benar-benar bersifat tahan air. Bahan waterproof dengan ketebalan yang pas dan jahitan yang rapat akan membantu mencegah air merembes masuk, sehingga tubuh tetap kering meski hujan turun cukup deras.

2. Pilih mantel berwarna terang

ilustrasi jas hujan (freepik.com/drobotdean)

Keempat, visibilitas saat hujan juga menjadi perhatian utama. Penggunaan mantel berwarna terang seperti kuning atau oranye, serta yang dilengkapi dengan reflektor, dapat membantu pengendara lain lebih mudah mengenali keberadaan kita di jalan yang minim jarak pandang.

Kelima, keseimbangan antara bobot dan kekuatan bahan perlu diperhatikan. Mantel yang ringan akan membuat pengendara lebih nyaman, sementara material yang kuat memastikan tidak mudah sobek saat digunakan dalam berbagai kondisi.

3. Memiliki karet pada bagian pergelangan tangan dan kaki

ilustrasi jas hujan (freepik.com/gpointstudio)

Keenam, ukuran yang sedikit lebih besar dinilai lebih fungsional. Selain memudahkan penggunaan di atas jaket, ukuran ini juga dapat membantu melindungi barang bawaan dari hujan, sekaligus memberikan ruang gerak yang lebih fleksibel.

Ketujuh, detail tambahan seperti penutup leher, karet pada bagian pergelangan tangan dan kaki, hingga sistem resleting dengan pelindung menjadi elemen penting yang sering luput dari perhatian. Padahal, fitur-fitur ini berperan dalam mencegah air masuk dari celah kecil yang berpotensi mengganggu kenyamanan selama berkendara.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, PT Indako Trading Coy berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kemampuan mengemudi, tetapi juga pada kesiapan perlengkapan yang digunakan. Di tengah cuaca yang tidak menentu, pilihan mantel hujan yang tepat dapat menjadi wujud #cari_aman dalam menjaga keselamatan, kenyamanan, dan fokus selama berkendara.

Editorial Team