12 Masih Dirawat Intensif, ASDP Evaluasi Menyeluruh KMP Aceh Hebat 2

Banda Aceh, IDN Times - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan fokus pada pemulihan korban dan evaluasi menyeluruh pascainsiden kebakaran yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2 saat kapal sandar di Dermaga Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).
Direktur SDM dan Layanan Korporasi ASDP, Ardhi Ekapaty, mengatakan perusahaan telah mengaktifkan prosedur tanggap darurat sejak menerima laporan kejadian serta mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk membantu para korban.
"Fokus kami saat ini adalah memastikan para korban mendapatkan perawatan yang optimal serta keluarga memperoleh pendampingan yang dibutuhkan selama proses pemulihan," kata Ardhi dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
1. Sebanyak 12 korban masih menjalani perawatan intensif

ASDP menyebut seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Zainoel Abidin, Kota Banda Aceh, Aceh.
General Manager ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, mengatakan seluruh korban telah menjalani tindakan operasi maupun observasi lanjutan sesuai kondisi masing-masing.
Dari total 15 korban luka bakar, sebanyak 12 orang masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis. Sementara tiga korban lainnya telah dipindahkan ke ruang perawatan biasa.
"Kondisi para korban terus kami pantau secara berkala melalui koordinasi langsung dengan pihak rumah sakit dan tenaga medis agar seluruh kebutuhan penanganan dapat terpenuhi dengan baik," ujar Andri.
2. Seluruh penumpang telah turun sebelum insiden terjadi

Berdasarkan data awal ASDP, seluruh 196 penumpang yang berada di KMP Aceh Hebat 2 telah turun dari kapal sebelum insiden terjadi.
Karena itu, tidak ada korban dari kalangan penumpang dalam peristiwa tersebut. Korban luka bakar terdiri atas satu awak kapal dan 14 taruna Jurusan Mesin Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati yang berada di atas kapal saat kejadian.
Sebagai bentuk dukungan, Ardhi turut mengunjungi para korban yang sedang menjalani perawatan dan berdialog dengan keluarga korban untuk memastikan kebutuhan pendampingan selama proses pemulihan terpenuhi.
3. ASDP akan lakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh

Selain fokus pada penanganan korban, ASDP menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek operasional, teknis, prosedur keselamatan, serta sistem mitigasi risiko pascainsiden tersebut.
Perusahaan juga akan melakukan investigasi internal untuk mengetahui penyebab pasti kejadian sekaligus mencegah insiden serupa terulang di masa mendatang.
"Keselamatan merupakan prioritas utama ASDP. Saat ini kami fokus memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Seiring dengan itu, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memperkuat aspek keselamatan operasional," kata Ardhi.
ASDP menyatakan akan terus mendampingi para korban dan keluarga hingga masa pemulihan serta memastikan setiap langkah evaluasi dilakukan untuk memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan.






![[BREAKING] Zaini Abdullah Mantan Gubernur Aceh Meninggal Dunia](https://image.idntimes.com/post/20210614/zaini1-98a93fd4e815f8ef209b3dd97e312d89.jpg)










