Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bobby Minta OJK Petakan Potensi Daerah, Perkuat Pembiayaan Syariah

Kota Medan
Bobby Minta OJK Petakan Potensi Daerah, Perkuat Pembiayaan Syariah
Pengukuhan Kepala OJK Provinsi Sumut Triyoga Laksito, menggantikan pejabat sebelumnya Khoirul Muttaqien, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7/2026). (Dok: Diskominfo Sumut)
Intinya Sih
  • Gubernur Sumut Bobby Nasution meminta OJK memetakan kebutuhan tiap kabupaten dan kota, termasuk kemudahan pembiayaan bagi warga terdampak bencana yang sedang memulihkan ekonomi.
  • Bobby mendorong penguatan jasa keuangan syariah untuk menopang industri halal, menyusul masih banyaknya produk halal yang diimpor Indonesia dari negara non-Muslim.
  • Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko meminta kolaborasi OJK dan Pemprov Sumut diteruskan oleh Kepala OJK Sumut baru, Triyoga Laksito.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut memperkuat pengembangan industri halal melalui sektor jasa keuangan syariah. Selain itu, OJK diharapkan menyusun pendekatan yang berbeda di setiap kabupaten dan kota dengan menyesuaikan karakteristik serta kebutuhan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri pengukuhan Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumut menggantikan Khoirul Muttaqien di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7/2026). Turut hadir Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko, Penjabat Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, serta para kepala daerah di Sumut.

1. Bobby ingin OJK memetakan kebutuhan setiap daerah

Gubsu mengukuhkan kepala OJK Sumut (5).jpg.jpeg
Gubernur Bobby Nasution saat pengukuhan Kepala OJK Provinsi Sumut Triyoga Laksito, menggantikan pejabat sebelumnya Khoirul Muttaqien, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7/2026). (Dok: Diskominfo Sumut)

Menurut Bobby, OJK sebagai lembaga independen memiliki peran strategis dalam mengawasi sekaligus menjaga stabilitas sektor jasa keuangan. Karena itu, kebijakan yang diterapkan dinilai perlu mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah, termasuk ketika masyarakat terdampak bencana.

Ia menilai kebutuhan pembiayaan masyarakat di setiap wilayah tidak bisa disamakan. OJK diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang lebih adaptif, termasuk memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi warga yang sedang berupaya memulihkan kondisi ekonomi.

"Kami berharap OJK bisa melihat persoalan di setiap daerah dengan cara berbeda sesuai kekhasan masing-masing. Misalnya kondisi bencana yang terjadi dan meninggalkan persoalan mendalam bagi masyarakat. Bagaimana kita bisa memberikan kemudahan (urusan pinjaman) kepada warga yang menjadi korban, karena hidup mereka masih berat," jelas Bobby Nasution.

2. Penguatan keuangan syariah dinilai penting untuk industri halal

Gubsu mengukuhkan kepala OJK Sumut (6).jpg.jpeg
Gubernur Bobby Nasution saat pengukuhan Kepala OJK Provinsi Sumut Triyoga Laksito, menggantikan pejabat sebelumnya Khoirul Muttaqien, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7/2026). (Dok: Diskominfo Sumut)

Dalam kesempatan itu, Bobby juga mendorong OJK memperkuat ekosistem keuangan syariah sebagai salah satu penopang pertumbuhan industri halal di Sumatera Utara maupun nasional.

Menurutnya, Indonesia masih mengimpor banyak produk halal dari negara yang mayoritas penduduknya bukan Muslim. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat kapasitas industri halal di dalam negeri melalui dukungan sektor jasa keuangan.

"Dari sini, bagaimana kita menguatkan industri halal di sektor keuangan. Tujuannya untuk menguatkan hadirnya produk halal secara massif," ungkapnya.

3. OJK diminta melanjutkan kolaborasi dengan Pemprov Sumut

Gubsu mengukuhkan kepala OJK Sumut (4).jpg.jpeg
Gubernur Bobby Nasution saat pengukuhan Kepala OJK Provinsi Sumut Triyoga Laksito, menggantikan pejabat sebelumnya Khoirul Muttaqien, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7/2026). (Dok: Diskominfo Sumut)

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumut terhadap OJK selama ini. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut di bawah kepemimpinan Kepala OJK Sumut yang baru.

Menurut Hernawan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan OJK menjadi modal penting dalam memperkuat pengawasan sektor jasa keuangan sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di daerah.

"Kami harapkan agar kinerja OJK bersama seluruh pihak yang terkait selama ini, dapat dilanjutkan oleh Kepala OJK yang baru. Semoga kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi tetap kuat, sehingga segala masalah bisa kita selesaikan bersama," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More