Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pelaku Pencurian di ATM Pakai Tusuk Gigi Diciduk, Beraksi di 14 TKP

Pelaku Pencurian di ATM Pakai Tusuk Gigi Diciduk, Beraksi di 14 TKP
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Share Article

Medan, IDN Times – Tim Jatanras Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polrestabes Medan mengungkap kasus pencurian dengan modus ganjal mesin ATM yang meresahkan masyarakat. Dua orang pelaku ditangkap di lokasi berbeda setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan laporan korban.

Keduanya kini telah diboyong ke kantor polisi untuk diselidiki lebih lanjut. Sejauh ini polisi menemukan fakta menarik, bahwa pelaku telah beraksi sebanyak belasan kali, bahkan pernah membawa uang hasil kejahatan sampai ratusan juta.

1. Pelaku melarikan diri keluar kota

6a2931e12577c.jpg
Pelaku ganjal ATM saat ditangkap polisi (Dok.Polrestabes Medan)

Kanit Pidum Polrestabes Medan, Iptu Hafiz membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku terakhir kali melakukan aksinya di Kecamatan Medan Helvetia.

"Dari hasil penyelidikan, tim memperoleh informasi keberadaan tersangka Muammar alias Komeng yang diduga merupakan pelaku ganjal ATM di ATM BNI Kantor Kas Gaperta, Jalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Medan Helvetia," kats Hafiz, Sabtu (13/6/2026).

Pelaku Muammar ternyata kabur di Kota Tebingtinggi. Di satu penginapan, pelaku Muammar selama ini bersembunyi.

"Petugas bergerak ke sebuah penginapan RedDoorz di Jalan Perumnas Tebing, Kota Tebing Tinggi, dan berhasil mengamankan Muammar tanpa perlawanan," lanjutnya.

2. Sudah beraksi sebanyak 14 kali

-
Tangan tersangka diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi kembali melakukan pengembangan. Mereka kemudian mengamankan seorang pelaku pengganjal mesin ATM lainnya bernama Ilham Sahputra.

"Ilham ditangkap di sebuah rumah kos syariah di Jalan Rantang, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Ia diduga beraksi bersama Muammar dalam kasus ganjal ATM di ATM BNI Kantor Kas Gaperta, Jalan Tengku Amir Hamzah," beber Hafiz.

Saat diinterogasi, polisi mendapati fakta cukup menarik. Bahwa keduanya ternyata telah beraksi belasan kali.

"Dari hasil penyidikan sementara, kedua tersangka diduga terlibat dalam sedikitnya 14 lokasi kejadian. Rinciannya, 12 Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di Kota Medan, 2 TKP di Kota Binjai, dan 2 TKP di Kota Tebing Tinggi," jelasnya.

3. Korbannya adalah lansia, alami kerugian ratusan juta

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

Hafiz menerangkan bahwa para pelaku beraksi dengan modus mengganjal mesin ATM pakai tusuk gigi. Kemudian, mereka menunggu korban yang datang untuk menarik uang.

Di sana mereka melakukan tipu muslihat dengan pura-pura menolong calon korbannya.

"Jadi mereka menyasar lansia. Nominal kerugian korban, ada di atas Rp 200 juta. Tapi dari korban lain ada juga yang puluhan juga," pungkas Hafiz.

Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More

Komisi XIII DPR RI Dukung Pembentukan Kantor Imigrasi Baru di Sumut

13 Jun 2026, 20:11 WIBNews