“Innalillahi wa innailaihi rajiun, doktor Zaini Abdullah telah meninggal dunia di ICU 2 sekira pukul 12.24 WIB,” kata Muzakir Abdul Hamid selaku asisten Abu Doto, Sabtu.
[BREAKING] Zaini Abdullah Mantan Gubernur Aceh Meninggal Dunia
![[BREAKING] Zaini Abdullah Mantan Gubernur Aceh Meninggal Dunia](https://image.idntimes.com/post/20210614/zaini1-98a93fd4e815f8ef209b3dd97e312d89.jpg)
- Zaini Abdullah, mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, meninggal dunia di RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 12.24 WIB.
- Sebelum wafat, Abu Doto sempat dirawat sejak awal Juni karena komplikasi penyakit dan kembali ke rumah sakit dini hari sebelum menghembuskan napas terakhirnya.
- Jenazah disalatkan di Masjid Raya Baiturrahman setelah Salat Ashar dan dimakamkan di Beureunun, Pidie, sebagai penghormatan terakhir bagi tokoh penting Gerakan Aceh Merdeka.
Banda Aceh, IDN Times - Zaini Abdullah atau Abu Doto, mantan Gubernur Aceh periode 2012-2017 meninggal dunia, pada Sabtu (13/6/2026). Beliau meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainoel Abidin, Kota Banda Aceh, Aceh.
Dia menyampaikan Abu Doto selama ini menjalani perawatan medis di rumah sakit sejak 4 Juni 2026. Namun, sempat kembali pulang ke rumah dan kemudian kembali dibawa ke rumah sakit pada Sabtu, sekira pukul 02.30 WIB.
“Memang beliau sudah berumur dan ada beberapa penyakit komplikasi,” ujarnya.
Beberapa jam setelah mendapatkan perawatan, Abu Doto kata Muzakir, menghembuskan nafas terakhir Sabtu, sekira pukul 12.24 WIB.
Saat ini jenazah dimandikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainoel Abidin. Setelah itu, jenazah akan dibawa ke kediaman Abu Doto di Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.
Rencananya jenazah Abu Doto akan disalatkan di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, setelah Salat Ashar.
Usai disalatkan, kata Muzakir, jenazah Abu Doto akan langsung dibawa ke Beureunun, Pidie, untuk dimakamkan.
Zaini Abdullah atau Abu Doto merupakan mantan Gubernur Aceh periode 2012-2017. Almarhum juga seorang petinggi sekaligus tokoh utama Gerakan Aceh Merdeka.
Selama periode perjuangan dengan GAM, Abu Doto pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri kelompok tersebut.

















