Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dituduh Maling, Seorang Warga Meninggal Dimassa di Asahan

Kota Medan
Dituduh Maling, Seorang Warga Meninggal Dimassa di Asahan
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
  • Seorang pria meninggal setelah diduga dianiaya bersama-sama di Dusun IX, Desa Silau Jawa, Kabupaten Asahan.
  • Petugas menemukan korban dalam kondisi lemas, membawanya ke puskesmas, lalu jenazahnya diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi.
  • Polisi menangkap RIS dan masih mendalami rangkaian kejadian serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang harus menjadi fokus penyidikan?
Share Article

Asahan, IDN Times - Seorang pria meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan secara bersama-sama di Dusun IX, Desa Silau Jawa, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Kamis (4/6/2026) malam. Polisi kini menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan itu.

Terduga pelaku berinisial R.I.S, warga Dusun IX, Desa Silau Jawa. Ia diciduk Tim Jatanras Satreskrim Polres Asahan pada Kamis (6/8/2026), setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap kasus yang bermula dari laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110.

  1. 1. Korban ditemukan saat meregang nyawa

    Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.27 WIB. Setelah menerima laporan, personel Polsek Bandar Pasir Mandoge mendatangi lokasi dan menemukan seorang pria tergeletak dalam kondisi tidak mengenakan pakaian dan hanya menggunakan celana dalam.

    Saat ditemukan, korban Tengah meregang nyawa. Kondisinya sudah lemas dan tidak dapat bergerak. Namun, pria tersebut masih dalam keadaan hidup sehingga petugas langsung membawanya ke Puskesmas Bandar Pasir Mandoge untuk mendapatkan pertolongan medis.

    “Berdasarkan keterangan awal yang diterima petugas, korban diduga dianiaya secara bersama-sama oleh sejumlah masyarakat. Penganiayaan itu diduga terjadi setelah korban masuk ke salah satu rumah warga dan kemudian dipergoki masyarakat,” ujar Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P. Simamora dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Selasa (11/8/2026).

  2. 2. korban meninggal di Puskesmas, jenazah diautopsi

    Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)
    Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)

    Petugas kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Bandar Pasir Mandoge. Namun, setelah tiba di fasilitas kesehatan tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia.

    Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan kasus.

    “Kami langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut,” ujar Immanuel.

  3. 3. Salah seorang terduga pelaku ditangkap, keterlibatan pihak lain tengah didalami

    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan seorang tersangka berinisial RIS. Mereka langsung melakukan pengejaran.

    RIS kemudian ditangkap pada Kamis (6/8/2026). Dia ditangkap di Jalan Sei Asahan, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Setelah itu, ia dibawa ke Mapolres Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah menerima laporan, memeriksa saksi, menyita barang bukti, melakukan gelar perkara, mengirimkan SPDP, serta melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

    “Kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Kami juga masih mendalami rangkaian kejadian serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut,” pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More