Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Misi Dagang Jatim-Sumut Tembus Rp2,5 Triliun, UMKM Jadi Andalan

Kota Medan
3 min read
Misi Dagang Jatim-Sumut Tembus Rp2,5 Triliun, UMKM Jadi Andalan
Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan, dengan tema "Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Jawa Timur dan Sumatera Utara"., Selasa (29/9/2026). (Diskominfo Sumut)
  • Transaksi misi dagang Jatim-Sumut mencapai Rp2,5 triliun sebelum siang berakhir.

  • Sumut mengandalkan UMKM dan memperkuat kurasi agar produk mampu menembus pasar nasional.

  • Jatim menunggu kunjungan balasan Sumut, dengan Kopi Sidikalang menjadi salah satu contoh produk.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times - Sumatra Utara (Sumut) menargetkan nilai transaksi misi dagang bersama Jawa Timur (Jatim) naik dari Rp2 triliun menjadi Rp4 triliun pada kegiatan berikutnya. Target itu ia sampaikan di Medan, Selasa (29/9/2026), ketika transaksi hari itu sudah menyentuh Rp2,5 triliun.

"Jadi bagaimana nanti misi dagang kita perkenalan produk-produk kita, pesan kepada Pak Kadis agar neraca perdagangannya bisa naik, stabil. Jadi kalau bisa berikutnya, angka Rp2 Triliun bisa meningkat menjadi Rp4 Triliun," ungkap Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution.

  1. 1. Transaksi tembus Rp2,5 triliun sebelum siang berakhir

    Misi Dagang & Investasi Sumut dan Jatim -11.jpg.jpeg
    Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan, dengan tema "Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Jawa Timur dan Sumatera Utara"., Selasa (29/9/2026). (Diskominfo Sumut)

    Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan, dengan tema "Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Jawa Timur dan Sumatera Utara". Gubernur Sumut Bobby Nasution menyebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan-ESDM Sumut melaporkan transaksi hingga pukul 10.00 WIB sudah Rp2,288 triliun. Sekitar dua setengah jam kemudian, angkanya naik menjadi Rp2,5 triliun.

    Sebelum transaksi berjalan, perwakilan instansi pemerintah, organisasi perdagangan, dan pelaku usaha dari dua provinsi lebih dulu meneken kerja sama perdagangan. Acara ini dihadiri puluhan pelaku usaha, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kepala OJK, BPS, Kadin, HIPMI, Gekraf, dan IWAPI. Bupati Probolinggo Muhamad Haris Damanhuri juga hadir.

  2. 2. Sumut ganti pendekatan ke UMKM, kurasi jadi pekerjaan rumah

    Misi Dagang & Investasi Sumut dan Jatim -11b.jpg.jpeg
    Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan, dengan tema "Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Jawa Timur dan Sumatera Utara"., Selasa (29/9/2026). (Diskominfo Sumut)

    Bobby mengatakan ekonomi global masih tertekan sehingga menarik investasi dari luar negeri tidak mudah. Karena itu, Sumut memilih menggarap potensi dalam negeri, terutama UMKM.

    "Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita. Oleh karena itu, hari ini yang punya potensi besar adalah sektor UMKM. Karenanya Sumatera Utara mencoba mengganti pendekatan kepada para pelaku UMKM," kata Bobby.

    Tantangan terbesarnya ada pada kurasi, yaitu seleksi, pelatihan, dan pemahaman pelaku usaha terhadap pasar. Bobby menilai proses ini tidak semata-mata soal keuntungan, tetapi juga ruang belajar bagi pelaku usaha di Sumut. Ia ingin kerja sama tidak berhenti di transaksi dan produk UMKM kedua provinsi bisa menembus pasar nasional. Ia juga berpesan kepada kepala dinas agar neraca perdagangan naik dan stabil.

  3. 3. Khofifah tunggu kunjungan balasan, Kopi Sidikalang jadi contoh

    Misi Dagang & Investasi Sumut dan Jatim -10.jpg.jpeg
    Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure, Medan, dengan tema "Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Jawa Timur dan Sumatera Utara"., Selasa (29/9/2026). (Diskominfo Sumut)

    Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menilai kegiatan ini memberi nilai tambah bagi kedua provinsi karena memperkuat jejaring antarpelaku usaha. Jatim, katanya, menunggu Sumut datang dengan misi serupa. Ia mencontohkan perdagangan kopi, dengan Kopi Sidikalang sebagai produk yang paling ia bayangkan.

    "Bayangan saya, itu Kopi Sidikalang yang brand-nya luar biasa," ujar Khofifah. Menurutnya, pekerjaan rumah bersama adalah meningkatkan produksi.

    Bobby menyatakan Sumut akan membawa misi dagang dan investasi ke Jatim dalam waktu dekat. Ia juga mengingatkan bahwa Khofifah pernah datang ke Sumut pada November 2025 membawa bantuan saat bencana hidrometeorologi. Kali ini, kata Bobby, Khofifah datang membawa pedagang, sebuah terobosan yang ia nilai mengangkat perekonomian masyarakat.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More