Alami Kecelakaan di Medan, Mantan Wakapolda Metro Jaya Meninggal

- Brigjen (purn) Raziman Tarigan, mantan Wakapolda Metro Jaya, meninggal dunia setelah kecelakaan ATV di depan rumahnya di Jalan Melati Raya, Medan Selayang.
- Saksi mata mendengar dentuman keras dan menemukan Raziman tergeletak dengan luka parah di kepala belakang sebelum dibawa ke Rumah Sakit Royal Prima.
- Kecelakaan terjadi usai Raziman pulang membeli gorengan, tanpa ada pengendara lain yang terlibat menurut keterangan saksi di lokasi kejadian.
Medan, IDN Times - Suasana duka menguar di kediaman Brigjen (purn) Raziman Tarigan yang berada di Jalan Melati Raya, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (22/4/2026). Mantan Wakapolda Metro Jaya ini meninggal dunia usai mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor roda 4 (ATV) di jalan raya depan rumahnya sendiri.
Sempat dibawa ke rumah sakit dan dioperasi, namun nyawa sang Brigadir Jenderal itu tak dapat diselamatkan. Raziman disebut-sebut mendapat luka serius di bagian kepala belakangnya dan hari ini keluarga menyelenggarakan prosesi pemakaman.
1. Saksi mata terkejut dengar suara dentuman keras saat Brigjen (purn) Raziman terjatuh

Seorang saksi mata pedagang masker di Jalan Melati Raya, Joko, menceritakan kronologis kecelakaan tersebut. Sabtu (18/4/2026) sore dirinya masih duduk di depan dagangannya seketika terkejut kala mendengar suara dentuman keras.
"Ada suara benturan keras. Saya kaget dan langsung cek. Saya waktu itu di sini jualan. Saat saya lihat, ternyata Pak Tarigan yang jatuh," kata Joko kepada IDN Times, Rabu (22/4/2026).
Brigjen (purn) Raziman tergeletak di tengah jalan raya. Saat itu tidak ramai pengendara yang lewat.
"Motor ATV Pak Tarigan ini posisinya sudah terbalik. Bapak itu juga sudah terlempar ke aspal. Itu yang saya lihat waktu kejadian. Karena saya ikut saya mengangkatnya," lanjutnya.
2. Kepala bagian belakang Brigjen (purn) Raziman alami pendarahan hebat usai kecelakaan

Joko mengatakan bahwa ia dan para pedagang lain di pinggir jalan Melati Raya berbondong-bondong membantu Raziman. Saat itu, kondisi sang mantan Wakapolda Metro Jaya sudah kritis.
"Kondisinya telungkup dan sudah ngorok (tak sadarkan diri). Karena benturannya terdengar kuat kali memang. Ramai jugalah kami yang menolong," jelas Joko.
Ia menambahkan bahwa Brigjen (purn) Raziman mengalami luka serius. Di bagian belakang kepala pria lanjut usia itu mengalami pendarahan hebat.
"Kalau dari segi kondisinya, saya lihat ini sudah tidak lama lagi pasti meninggal. Tak lama keluarga datang membawa mobil dan diantar ke Rumah Sakit Royal Prima," sebut Joko.
3. Raziman alami kecelakaan usai pulang beli gorengan

Brigjen (purn) Raziman dikenal baik oleh pedagang sekitar. Bahkan menurut pengakuan Joko, pria yang juga pernah menduduki jabatan strategis di Kepolisian RI itu sering membeli dagangannya.
"Pak Tarigan naik ATV sendiri. Ke mana-mana kalau keluar pun sering sendiri saja. Waktu kecelakaan, dia habis beli gorengan. Makannya di jalan raya berserak makanannya itu," tutur Joko.
Sempat beredar kabar adanya dugaan tabrak lari. Namun Joko mengatakan tak melihat ada pengendara yang jatuh selain Raziman.
"Pak Tarigan bergerak dari Jalan Simpang Pemda ke arah rumahnya ini. Hendak menyeberang. Enggak lihat saya ada pengendara lain yang terlibat," pungkasnya.


















