Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

2 Begal yang Beraksi di Medan Deli Diciduk, Motor Korban Dijual Murah

2 Begal yang Beraksi di Medan Deli Diciduk, Motor Korban Dijual Murah
2 tersangka tangannya diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Intinya Sih
  • Dua remaja pelaku begal di Medan ditangkap setelah sebulan buron, usai polisi menelusuri kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Komplek Taman Citra, Medan Deli.
  • Pelaku menggunakan senjata tajam untuk mengancam korban dan ditangkap di rumah neneknya, dengan barang bukti berupa motor, pisau sangkur, serta pakaian yang dipakai saat beraksi.
  • Motor hasil kejahatan dijual murah seharga Rp3,5 juta dan uangnya dibagi antar pelaku; kini keduanya diperiksa lebih lanjut sementara satu rekan lainnya masih diburu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times - Dua remaja yang tergabung dalam komplotan begal di Medan berakhir ditangkap polisi. Pelarian mereka selama 1 bulan akhirnya terungkap usai petugas berwajib melakukan penyelidikan di tempat persembunyiannya.

Para pelaku beraksi melakukan tindak pidana begal dengan menggunakan senjata tajam. Mereka menjalankan modus dengan pura-pura mengancam lalu merampas sepeda motor korban secara paksa.

1. Sempat jadi buronan selama sebulan, 2 pelaku begal ditangkap polisi

Seorang pria berseragam polisi berdiri di ruangan dengan latar belakang sertifikat berbingkai emas dan rak berisi piala bersama seorang pria lain.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, membenarkan penangkapan itu. Melalui keterangan tertulisnya, Agus membeberkan bahwa para pelaku melakukan aksi begal sebulan yang lalu.

"Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi tanggal 16 Maret 2026 lalu terkait peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya pukul 22.30 WIB," kata Agus, Rabu (22/4/2026).

Ia menambahkan bahwa aksi begal terjadi di Komplek Taman Citra Blok WW Lingkungan I, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli. Korban dalam insiden ini diketahui bernama Muhammad Daffa Al Rasyid.

"Korban mengalami pencurian dengan kekerasan. Kerugian berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam," lanjutnya.

2. Pelaku begal bersajam ditangkap saat bersembunyi di rumah neneknya

Dua orang pria mengenakan baju oranye dengan tangan diborgol berdiri berdampingan di depan latar berwarna biru.
2 tersangka tangannya diborgol (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Agus menjelaskan, bahwa dalam menjalankan aksinya pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam. Polisi juga sudah menyita barang bukti yang dipakai para pelaku tersebut.

"Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit sepeda motor Suzuki FU warna merah, 1 bilah pisau sangkur, 1 helai baju kaos warna putih, serta jaket warna hitam yang digunakan pelaku saat beraksi," jelas Agus.

Penangkapan dilakukan setelah polisi memperoleh informasi terkait keberadaan salah satu pelaku berinisial WRH di Desa Selemak, Kecamatan Hamparan Perak. Di sanalah ia ditangkap lebih dulu.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku WRH mengakui perbuatannya melakukan aksi pencurian dengan kekerasan bersama 2 rekannya, yakni inisial PPW dan A. Selanjutnya, tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku lainnya berinisial PPW di rumah neneknya yang berada di Jalan Perunggu, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli," rincinya.

3. Motor korban sudah dijual dengan harga murah

Dalam aksi pembegalan ini, tersangka WRH disebut Agus berperan sebagai joki. Setelah berhasil membawa lari motor korbannya, mereka segera menjualnya dan membagi hasil. "Sepeda motor hasil kejahatan kemudian dijual melalui perantara dengan harga Rp3,5 juta," ungkap Agus.

Saat ini kedua pelaku telah diboyong ke Polres Pelabuhan Belawan. Terhadap keduanya juga tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Sementara itu, petugas masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lainnya yang terlibat," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More