WNI Tak Perlu Visa ke Malaysia Tapi Harus Punya MDAC, Begini Cara Mendapatkannya

- Malaysia Digital Arrival Card (MDAC) wajib diisi secara online oleh wisatawan asing sebelum tiba di Malaysia, berisi data paspor, tujuan perjalanan, dan alamat penginapan.
- Pengisian MDAC harus dilakukan minimal tiga hari sebelum kedatangan; kesalahan atau kelalaian dapat menyebabkan proses imigrasi lebih lama hingga risiko penolakan masuk.
- Sebelum berangkat ke Malaysia, pastikan paspor masih berlaku enam bulan, periksa kebutuhan visa, pesan tiket lebih awal, dan lakukan reservasi hotel sesuai rencana perjalanan.
Warga Indonesia memang tidak membutuhkan visa untuk berkunjung ke Malaysia. Tapi harus diingat, kamu harus punya Malaysia Arrival Card atau Malaysia Digital Arrival Card (MDAC).
MAC atau MDAC adalah dokumen yang wajib diisi oleh wisatawan asing, termasuk WNI sebelum memasuki Malaysia. Kartu ini berfungsi untuk mencatat informasi dasar pengunjung, seperti data paspor, tujuan perjalanan, lama tinggal, serta alamat penginapan selama berada di Malaysia.
Sejak tahun 2024, proses pengisian Malaysia Arrival Card sudah dilakukan secara online melalui sistem MDAC. Artinya, Anda tidak perlu lagi mengisi kartu kedatangan secara fisik saat tiba di bandara.
Begini cara mengisi, persyaratan, hingga tips agar proses imigrasi di Malaysia berjalan lebih cepat dan lancar.
Dengan memahami prosedurnya sejak awal, perjalanan Anda ke Negeri Jiran bisa menjadi lebih mudah dan bebas hambatan. Yuk simak:
1. Langkah-langkah untuk mengajukan Kartu Kedatangan di situs web Imigrasi Malaysia

Malaysia Arrival Card adalah dokumen yang wajib diisi oleh wisatawan asing sebelum memasuki Malaysia. Kartu ini berisi informasi penting seperti data paspor, rincian perjalanan, alamat selama tinggal di Malaysia, dan tujuan kunjungan.
Tujuan dari pengisian kartu ini adalah untuk membantu pihak Imigrasi Malaysia memproses kedatangan dengan lebih efisien, memastikan kelancaran arus wisatawan, dan mendukung pengawasan perbatasan.
Mulai 1 Januari 2024, Malaysia memberlakukan sistem digital untuk kedatangan, yang disebut Malaysia Digital Arrival Card (MDAC). Pengunjung wajib mengisi MDAC secara online sebelum tiba di Malaysia paling tidak 3 hari sebelum kedatangan.
Berikut adalah langkah-langkah untuk mengajukan Kartu Kedatangan di situs web Imigresen Malaysia:
1. Kunjungi Situs Rasmi
Akses portal web Jabatan Imigresen Malaysia yang dirancang untuk membantu wisatawan dengan prosedur masuk ke Malaysia.
2. Klik “Register” (Jika pertama kali)
Masukkan data seperti nama, email, dan buat kata sandi. Lakukan verifikasi melalui email.
3. Akses Bagian Kartu Kedatangan dan Isi Formulir
Masukkan informasi kedatangan yang diperlukan, seperti data pribadi, nama lengkap (sesuai paspor), nomor paspor, kewarganegaraan, tanggal tiba di Malaysia, tanggal keluar dari Malaysia, moda transportasi (udara, darat, laut), tempat kedatangan (bandara, pelabuhan, dll.), dan alamat selama di Malaysia (hotel/rumah).
4. Periksa dan Kirim
Pastikan semua data benar. Klik tombol “Submit”.
5. Terima Email Konfirmasi
Setelah berhasil dikirim, Anda akan menerima email konfirmasi dari sistem MDAC.
6. Simpan Bukti
Simpan screenshot atau cetak sebagai bukti. Bisa saja diminta saat pemeriksaan imigrasi.
2. Risiko Jika Kamu Tidak Mengisi atau Salah Mengisi Malaysia Arrival Card (MDAC)

Mengisi Malaysia Digital Arrival Card (MDAC) adalah salah satu persyaratan penting sebelum memasuki Malaysia. Jika Anda tidak mengisinya atau memberikan informasi yang tidak benar, hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah saat proses imigrasi.
Berikut beberapa kemungkinan yang bisa terjadi:
1. Proses Imigrasi Menjadi Lebih Lama
Jika Anda belum mengisi MDAC sebelum tiba, petugas imigrasi mungkin akan meminta Anda mengisinya terlebih dahulu. Hal ini dapat membuat Anda harus menunggu lebih lama di area imigrasi bandara.
2. Diminta Mengisi Ulang Data
Jika terdapat kesalahan pada informasi yang Anda masukkan, seperti nomor paspor, tanggal kedatangan, atau alamat penginapan, petugas imigrasi bisa meminta Anda untuk memperbaiki atau mengisi ulang formulir tersebut.
3. Pemeriksaan Tambahan oleh Imigrasi
Data yang tidak sesuai dengan dokumen perjalanan Anda dapat menimbulkan pertanyaan dari petugas imigrasi. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin akan menjalani pemeriksaan tambahan sebelum diizinkan masuk ke Malaysia.
4. Risiko Ditolak Masuk (Entry Denied)
Jika informasi yang diberikan dianggap tidak valid atau mencurigakan, pihak imigrasi Malaysia memiliki hak untuk menolak masuknya pengunjung ke negara tersebut.
3. Persiapan yang perlu kamu lakukan sebelum berangkat ke Malaysia

Langkah pertama adalah memastikan apakah Anda memerlukan visa untuk masuk ke Malaysia. Kebutuhan visa biasanya bergantung pada kewarganegaraan dan tujuan kunjungan Anda.
Bagi warga negara Indonesia, Anda tidak memerlukan visa untuk kunjungan wisata ke Malaysia dengan masa tinggal hingga 30 hari. Namun, pastikan paspor Anda masih berlaku minimal 6 bulan sebelum masa berlaku paspor habis.
Kedua, Setelah visa disetujui, pesan tiket pesawat Anda lebih awal untuk mendapatkan harga terbaik. Pastikan jadwal penerbangan sesuai dengan rencana perjalanan Anda dan periksa kembali detail penerbangan sebelum keberangkatan.
Ketiga, Reservasi hotel di lokasi yang strategis untuk memudahkan akses ke tempat-tempat yang ingin Anda kunjungi. Bandingkan harga dan fasilitas yang ditawarkan untuk mendapatkan akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu.


















