Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Habis Banjir Terbitlah BBM Langka di Medan, Antrean Mengular di Seluruh SPBU

WhatsApp Image 2025-11-30 at 15.17.31_965997fa.jpg
Antrean panjang di SPBU Jalan Gatot Subroto Medan, Minggu (30/11/2025). (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Medan, IDN Times - Habis banjir terbitlah kelangkaan BBM. Itulah yang dirasakan warga Medan dan sekitarnya hari ini, Minggu (30/11/2025). Hampir di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Medan terjadi antrean panjang untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan mereka. Pemandangan ini sudah terjadi sejak Jumat (28/11/2025).

Dari pantauan IDN Times, Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara, mengalami gangguan akibat banjir hingga menjadi krisis BBM. Akibatnya, banyak SPBU yang terpaksa tutup, sementara SPBU yang masih memiliki stok BBM dipenuhi antrean kendaraan hingga mengular ke jalan raya.

Di antaranya SPBU yang mengalami antrean di Jalan Mustang, A.H Nasution, jalan Jamin Ginting, Jalan Setia Budi, Jalan Ringroad, Jalan Gatot Subroto, Jalan Dokter Mansyur dan hampir seluruh SPBU lainnya mengantre. Antrean di sana mengular beratus meter untuk mengisi BBM hingga mengakibatkan kemacetan.

Nanda, seorang warga yang sedang mengantre BBM di SPBU Dr. Mansyur mengakui sudah sejak subuh telah datang.

"Sudah dari subuh saya datang, sengaja jam setengah 6 tadi. Karena dimana-mana gak ada, sulit kali cari minyak sekarang. Gak tahu apakah karen banjir ini atau apa," cetusnya pada IDN Times usai mengisi BBM.

Dia mengatakan sudah keliling dibeberapa SPBU, tapi ada yang tutup dan ada yang masih belum buka karena masih unit mobil untuk mengisi SPBU masih dalam perjalanan.

"Tadi dah ke Jalan Setia Budi, kata mereka mobilnya masih di jalan," jelasnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh pengemudi mobil, Arif saat mengantre di SPBU Jalan AH Nasution. Dikatakannya, antrean ini cukup melelahkan untuk mencari BBM.

"Lumayan capek karena antrean ini, lihat saja kendaraan mobil udah mencapai lebih dari 300 meter ini, dan kendaraan motor ini udah mengantre hingga tiga lapis," katanya.

Dia mengatakan, semuanya harus sabar untuk melakukan antrean karena Kita Medan sedang dalam musibah.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengungkap, kondisi kelangkaan ini dipicu oleh cuaca buruk yang menghambat proses distribusi BBM melalui jalur laut.

Menurut Bobby, kapal tanker pengangkut BBM sebenarnya telah tiba di Pelabuhan Belawan. Namun tingginya ombak membuat kapal belum bisa bersandar untuk melakukan proses loading bahan bakar.

“Kemarin sudah kita koordinasikan, karena di Belawan ombak tinggi, tanker (pembawa BBM) sudah ada cuma belum bisa disambungkan loading bahan bakarnya," kata Bobby, di Lanud Soewondo, Medan, Jumat (28/11/2025).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Harga Bahan Pangan di Pasar Tradisional Melambung, Ikan Kosong

30 Nov 2025, 16:15 WIBNews