Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BMKG: Gelombang Tinggi di Perairan Sumut, Nelayan Diminta Waspada

BMKG: Gelombang Tinggi di Perairan Sumut, Nelayan Diminta Waspada
Ilustrasi gelombang tinggi di Pantai Ampenan Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Medan, IDN Times- Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Medan, mengeluarkan peringatan terkait potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 2,5 meter di beberapa perairan Sumatra Utara dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini dapat membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi perahu nelayan dan kapal kecil.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Dasmian Sulviani, menyebutkan gelombang tinggi ini dapat terjadi di Perairan Barat Sumatera Utara, Perairan Barat Kepulauan Batu, Perairan Timur Kepulauan Nias, serta Perairan Barat Kepulauan Nias.

"Gelombang tinggi tersebut berpeluang terjadi dari Kamis malam hingga Minggu malam," ujar Dasmian, Jumat (21/2/2025). 

1. Kecepatan angin juga perlu diwaspadai

Gelombang Tinggi (ANTARA News)
Gelombang Tinggi (ANTARA News)

Seain gelombang tinggi, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang yang dapat memengaruhi kondisi laut.

Secara umum, pola angin di Indonesia bagian utara bergerak dari barat laut ke timur laut dengan kecepatan 8-25 knot. Sementara di bagian selatan, angin berhembus dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan 8-30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Menurut BMKG, angin dengan kecepatan tertentu bisa berdampak pada keselamatan pelayaran. "Berisiko terhadap keselamatan perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Bagi kapal tongkang, risiko meningkat jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter," jelas Dasmian Sulviani.

2. Prediksi cuaca di Sumut: hujan berpotensi mengguyur sejumlah wilayah

default-image.png
Default Image IDN

Selain peringatan gelombang tinggi, BMKG juga memprediksi cuaca di Sumatera Utara akan didominasi oleh kondisi berawan dan hujan dengan intensitas bervariasi.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Lestari Purba, menyebutkan hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada dini hari di beberapa wilayah, seperti Batubara, Humbang Hasundutan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas Utara, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Toba.

Pada pagi hari, hujan diperkirakan mengguyur Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Langkat, Nias, Nias Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, serta Tapanuli Selatan.

Sementara itu, pada siang dan sore hari, hampir seluruh wilayah Sumatera Utara diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang. Pada malam hari, hujan dengan intensitas serupa diperkirakan terjadi di Sibolga, Mandailing Natal, Padang Lawas, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.

3. Nelayan diimbau untuk berhati-hati saat melaut

Gelombang tinggi nelayan Bantul tak melaut.(IDN Times/Daruwaskita)
Gelombang tinggi nelayan Bantul tak melaut.(IDN Times/Daruwaskita)

Dengan kondisi cuaca seperti ini, masyarakat, terutama nelayan dan pelaku transportasi laut, diimbau untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas di perairan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Prayugo Utomo
EditorPrayugo Utomo
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Sebanyak 3.514 Sapi Kurban Masuk Pekanbaru, Nihil Kasus PMK

18 Mei 2026, 06:00 WIBNews