Medan, IDN Times - Kasus begal, narkoba dan masalah sosial yang memburuk baik di Medan dan wilayah lainnya di Sumatera Utara menjadi bukti pilar-pilar sosial di kehidupan masyarakat Sumatera Utara tidak bersinergi dengan baik.
Sejumlah organisasi sosial berjalan sendiri-sendiri, bahkan hancur padahal organisasi sosial adalah sumber daya manusia yang sangat besar pengaruhnya untuk membantu pemerintah dalam penanganan masalah sosial.
“Pekerja Sosial Masyarakat atau PSM di bawah naungan Kementerian Sosial di Sumatera Utara jumlahnya sekitar 25 ribuan, harus diberdayakan maksimal dan didukung pemerintah kabupaten/ kota karena PSM bisa menjadi ujung tombak untuk menggerakkan kepedulian di masyarakat,” kata Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Sumatera Utara, Muchrid “Coki” Nasution usai memimpin rapat persiapan pelantikan pengurus IPSM Sumut periode 2023-2028 di Medan, Senin (31/7/2023).
