Pembalap Kiandra Ramadhipa Raih 9 Poin di Sirkuit Jerez

- M. Kiandra Ramadhipa meraih total 9 poin di Circuito de Jerez setelah finis ketujuh pada race pertama dan terjatuh di race kedua akibat kontak dengan pembalap lain.
- PT Astra Honda Motor menilai performa Ramadhipa menunjukkan progres positif dan semangat juang tinggi meski hasil belum maksimal, dengan evaluasi dilakukan untuk peningkatan di seri berikutnya.
- Dukungan juga datang dari komunitas Honda Sumatra Utara yang menganggap perjuangan Ramadhipa sebagai inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi di ajang internasional.
Pembalap binaan PT Astra Honda Motor, yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship yakni M. Kiandra Ramadhipa tampil kompetitif sepanjang balapan. Berlangsung dalam dua kali balapan di Circuito de Jerez – Ángel Nieto, Spanyol pada Minggu 5 Juli 2026, Ramadhipa mengemas 9 poin di putaran ini. Meski demikian, pemuda asal Sleman, Yogyakarta ini tetap menjaga peluang dalam persaingan perebutan posisi teratas klasemen sementara.
Race pertama berlangsung dengan suhu lintasan mendekati 44 derajat Celsius. Ramadhipa yang bersaing bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team memulai jalannya balapan dengan start yang kurang mulus. Meski sempat melesat di kualifikasi dan menempati grid start kelima, Rama tercecer ke posisi delapan setelah melewati beberapa tikungan awal.
Ia berusaha menggapai persaingan grup terdepan, namun balapan dihentikan sementara akibat red flag atas insiden yang melibatkan salah satu pembalap. Balapan dilanjutkan dengan dipersingkat menjadi 10 lap, Ramadhipa start dari posisi delapan. Persaingan semakin ketat, sempat terlempar dari posisi 10 besar. Perlahan ia mulai memperbaiki posisinya dan berakhir finish di posisi tujuh.
1. Lap terakhir pembalap lain menabrak sisi kanan motor Ramadhipa

Race kedua kembali digelar tiga jam setelah race pertama dimulai. Kondisi lintasan semakin panas, hingga menyentuh 60 derajat Celsius. Pada balapan ini, Ramadhipa mampu melakukan start menggunakan dengan baik. Ia bersaing di posisi lima besar. Dua pembalap di depannya mengalami insiden pada lap-lap awal. Ramadhipa yang menunggangi NSF250RW bersaing di posisi podium.
Terus bertahan untuk menjaga posisi podium. Sayang, petaka hadir saat laap akhir. Ramadhipa mengalami kontak dengan pembalap lain dan terjatuh. Ia pun bangkit, kembali mengaspal di arena balap, meski harus puas mengakhiri balapan di posisi ke-21.
“Race satu berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan dan poin berhasil diamankan. Di race kedua, sejak awal saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil. Sayang, pada lap terakhir pembalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh. Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil kuat dan cepat di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa.
2. Perjuangan yang solid dalam dua race berbeda

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan perjuangan Ramadhipa bersaing di putaran Jerez patut diapresiasi. Ia mampu menunjukan progress dalam race yang berbeda, meskipun hasil positif belum berpihak. Evaluasi tentu dilakukan bersama tim untuk kembali meraih prestasi yang mengharumkan bangsa.
“Ramadhipa mampu menunjukan perjuangan yang solid dalam dua race berbeda. Melalui semangat satu hati, kami pun terus mendukungnya agar dapat terus bersaing dengan optimal dan semakin melesat pada putaran berikutnya,” ujar Andy Wijaya.
3. Bekal berharga untuk tampil semakin kompetitif pada putaran berikutnya

Corporate and Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatra Utara, Gunarko Hartoyo mengatakan semangat juang yang ditunjukkan Ramadhipa menjadi inspirasi sekaligus kebanggaan bagi pecinta balap Honda, termasuk masyarakat Sumatra Utara. Menurutnya, konsistensi pembinaan pembalap muda Indonesia hingga mampu bersaing di level dunia menjadi bukti komitmen Honda dalam melahirkan talenta berprestasi yang diharapkan dapat memotivasi generasi muda Sumut untuk terus berani mengejar mimpi dan mengukir prestasi di berbagai bidang.
"Kami di Sumatra Utara tentu turut memberikan dukungan penuh bagi perjuangan Ramadhipa. Semoga hasil positif yang diraih di Jerez menjadi bekal berharga untuk tampil semakin kompetitif pada putaran berikutnya dan terus membawa harum nama Indonesia di kancah balap internasional," ujar Gunarko Hartoyo.
Tambahan sembilan poin dari race pertama membuat Ramadhipa tetap menjaga peluang dalam persaingan gelar. Ia kini hanya terpaut sembilan poin dari pimpinan klasemen sementara yang ditempati bersama oleh tiga pembalap. Saat ini Ramadhipa berada di posisi keempat dan mengoleksi 60 poin. FIM MotoJunior World Championship akan kembali berlanjut dalam tiga pekan mendatang sebelum memasuki libur musim panas. Putaran keempat musim ini akan berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli.


















