Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Klinik Medika KAI Sumut Jadi Rujukan, 3.310 Pasien Umum dan BPJS

Klinik Medika KAI Sumut Jadi Rujukan, 3.310 Pasien Umum dan BPJS
Klinik Mediska (Dok. KAI Divre I Sumut)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Enam Klinik Mediska KAI Divre I Sumut melayani 8.715 kunjungan pasien selama Semester I 2026, dengan 3.310 di antaranya berasal dari masyarakat umum dan peserta BPJS.
  • Layanan kesehatan KAI bersifat inklusif, terbuka bagi pekerja internal, peserta BPJS mandiri, serta masyarakat umum, dengan 8.616 peserta BPJS telah mendaftar sebagai pengguna fasilitas FKTP.
  • Seluruh enam Klinik Mediska di Sumut telah meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan sebagai bukti pemenuhan standar mutu nasional dan komitmen peningkatan kualitas layanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Medan, IDN Times – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara mencatat sebanyak 8.715 kunjungan pasien telah dilayani di enam Klinik Mediska selama Semester I 2026.

Dari jumlah tersebut, 38 persen atau sebanyak 3.310 pasien merupakan masyarakat umum dan peserta BPJS Kesehatan.

1. Rata-rata 500 warga umum berobat setiap bulan

IMG-20260706-WA0031.jpg
Klinik Mediska (Dok. KAI Divre I Sumut)

Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan tingginya angka kunjungan dari sektor non-pekerja menunjukkan Klinik Mediska semakin dipercaya masyarakat.

"Artinya, setiap bulan rata-rata ada lebih dari 500 masyarakat umum yang memanfaatkan Klinik Mediska KAI untuk mendapatkan layanan kesehatan tingkat pertama. Ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran kami memberikan dampak langsung dalam mempermudah akses kesehatan publik," ujar Anwar.

2. Layanan kesehatan yang dikelola KAI ini memang dirancang secara inklusif

IMG-20260706-WA0029.jpg
Klinik Mediska (Dok. KAI Divre I Sumut)

Anwar menjelaskan, layanan kesehatan yang dikelola KAI ini memang dirancang secara inklusif. Fasilitas ini tidak hanya untuk pekerja dan keluarga internal KAI, tetapi juga terbuka bagi peserta BPJS mandiri maupun masyarakat umum.

Hingga paruh pertama tahun 2026, tercatat 8.616 peserta BPJS Kesehatan telah resmi mendaftarkan dan menjadikan Klinik Mediska sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atau FKTP.

3. Ada 6 klinik kantongi akreditasi paripurna

IMG-20260706-WA0030.jpg
Klinik Mediska (Dok. KAI Divre I Sumut)

Saat ini KAI Divre I Sumut mengelola enam titik layanan kesehatan strategis. Lokasinya ada di Klinik Mediska Medan, Pulobrayan, Binjai, Tebing Tinggi, Kisaran, dan Pematangsiantar.

Untuk menjamin mutu, seluruh fasilitas kesehatan tersebut telah mengantongi Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan.

"Status Akreditasi Paripurna ini menjadi jaminan bahwa seluruh Klinik Mediska di bawah naungan Divre I Sumut telah memenuhi standar mutu pelayanan kesehatan nasional, didukung oleh tenaga medis yang kompeten dan fasilitas yang memadai," tambah Anwar.

Ke depan, KAI Divre I Sumut berkomitmen terus melakukan standardisasi dan peningkatan kualitas pelayanan.

"Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar Klinik Mediska tetap menjadi pilihan utama, baik bagi pekerja, keluarga pekerja, peserta BPJS, maupun masyarakat luas yang membutuhkan layanan kesehatan yang prima," pungkas Anwar.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi

Latest News Sumatera Utara

See More